Kontingen Sulsel resmi dilepas ke ajang Pesparawi Nasional 2026 di Kota Manokwari, Papua Barat.
Ketiga, Jaga Nama Baik SulselGubernur mengingatkan bahwa di tanah rantau nanti, seluruh rombongan bertindak sebagai duta budaya sekaligus duta kerukunan. Karakter masyarakat Sulsel yang ramah, santun, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong harus selalu tercermin dalam sikap sehari-hari.Keempat, Jaga Kesehatan Mengingat padatnya jadwal kompetisi dan perjalanan jauh yang menguras energi, stamina prima adalah kunci. Kontingen diimbau menjaga pola makan, menghindari konsumsi makanan yang dapat mengganggu kualitas pita suara, serta beristirahat dengan cukup agar performa tetap klimaks hingga akhir kompetisi."Pemerintah beserta seluruh elemen masyarakat Sulawesi Selatan akan selalu mengiringi langkah kalian lewat doa. Berangkatlah dengan mental juara, dan kembalilah dengan membawa kebanggaan bagi bumi Sulawesi Selatan," tegas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.Di sisi lain, Ketua LPPD Sulsel, Pdt. Adrie O. Massie, S.Th melaporkan kesiapan teknis keberangkatan. Sebanyak 196 personel yang terbagi dalam 7 kelompok terbang (kloter) ini terdiri dari peserta lomba, pendamping (pelatih dan orang tua), tim official (panitia pemberangkatan dan pengurus LPPD), serta perwakilan VIP dari Pemprov dan Kanwil Kemenag Sulsel.Dari total 12 kategori yang dipertandingkan pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, tim Sulsel dipastikan akan turun beradu bakat pada 9 kategori. Kategori tersebut meliputi Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), Paduan Suara Pria (PSP), Paduan Suara Anak (PSA), Vokal Grup, Musik Gerejawi Nusantara (MGN), Solo Remaja Pemuda Putera (SRP-Pa), Solo Remaja Pemuda Puteri (SRP-Pi), serta Solo Anak untuk usia 7-10 tahun dan 11-15 tahun.Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat Pemprov Sulsel, Kanwil Kemenag Sulsel, pengurus LPPD, serta jajaran panitia inti seperti Alfred CB, SS (Ketua Panitia), Stevie Margaret Sondakh (Sekretaris), Phouline Sjofie Brouwer (Bendahara), Alfrida Tandi (Bidang Dana), serta James Wehantouw dan Andi Baly (Bidang Humas). Turut hadir pula pakar musik Sulsel yang didapuk menjadi Dewan Juri pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Yohan Tinungki, S.Mus, M.Mus.Momen pelepasan diwarnai pula dengan pembacaan doa.Suasana semakin semarak ketika tiga peserta dari kategori Solo Anak dan Solo Remaja Putri diminta tampil unjuk gigi di depan forum. Suara emas dan penghayatan mendalam yang mereka bawakan sukses memukau Sekprov H. Jufri Rahman beserta seluruh undangan yang hadir, sekaligus menjadi bukti kesiapan tempur kontingen.Mengusung tema spiritual yang mendalam, "Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu" (Mazmur 34:2a), agenda pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama antara Sekprov Sulsel, pengurus LPPD, dan para peserta. Jabat tangan penuh kehangatan mengakhiri acara, menyuntikkan energi positif dan optimisme tinggi bagi seluruh kontingen sebelum melangkah ke medan laga. (*)
Baca juga