LITERASI-ONLINE.COM - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Iran resmi menyepakati perjanjian perdamaian dan penghentian permanen operasi militer di semua front, termasuk Lebanon. Pengumuman kesepakatan damai kedua negara itu antara lain disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) Pakistan, Shehbaz Sharif, melalui unggahan di akun media sosial X miliknya, Senin (15/6/2026). Shehbaz Sharif menyampaikan, prosesi penandatanganan dokumen resmi perjanjian damai AS dan Iran akan dilaksanakan pada Jumat (19/6/2026) mendatang di Swiss. Selama ini, PM Pakistan memang berperan aktif sebagai mediator antara AS dan Iran.Kesepakatan damai ini akan mengakhiri konfrontasi militer yang sudah berlangsung sekitar lima bulan.Militer AS dan Israel menyerang Iran pada akhir Februari 2026.Dalam hitungan jam, militer Iran melancarkan serangan balasan.Serangan balasan drone dan rudal Iran menghacurkan bangunan-bangunan di sejumlah wilayah yang diduduki Israel.Iran juga berhasil menghancurkan fasilitas-fasilitar militer AS di kawasan Timur Tengah.
Baca: Nama Donald Trump Resmi Dihapus dari Kennedy Center, Warga AS GembiraSebelumnya, Presiden AS Donald Trump juga menyampaikan kesepakatan damai itu melalui pernyataannya lewat media sosial pada Minggu (14/6/2026), saat merayakan ulang tahunnya yang ke-80. "Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai," tulis Donald Trump seperti diberitakan AFP, Senin (15/6/2026). Pernyataan serupa datang dari otoritas pemerintahan Iran.