Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah

LITERASI-ONLINE.COM - Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, melakukan perombakan kabinet secara besar-besaran, pekan ini.

Salah satu yang mencolok dalam perombakan kabinet kali ini adalah penunjukan putra keempat Sultan Brunei, yakni Pangeran Abdul Mateen, sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu).

Penunjukan Pangeran Abdul Mateen sebagai Menlu Brunei Darussalam diyakini sebagai langkah untuk mempersiapkan generasi pemimpin berikutnya bagi kesultanan yang kaya minyak ini.

AFP dan Reuters memberitakan, Sultan Hassanal Bolkiah mengumumkan perombakan kabinet besar-besaran itu pada Kamis (4/6/2026) waktu setempat.

Perombakan kabinet besar-besaran ini merupakan yang pertama sejak tahun 2022 lalu.

Perombakan kabinet dilakukan ketika Brunei sedang menghadapi tekanan ekonomi yang berat, seperti yang dialami hampir semua negara saat ini.  

Tekanan ekonomi itu karena krisis energi global yang dipicu oleh perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

Dalam siaran televisi, Sultan Brunei menegaskan dirinya tetap memegang peran kunci sebagai Perdana Menteri (PM), Menteri Pertahanan, dan Menteri Keuangan Brunei.

Dalam kabinet ini, putra kedua Sultan Hassanal Bolkiah, yakni Pangeran Abdul Malik, ditunjuk sebagai Menteri pada Kantor Perdana Menteri Brunei.

Putra keempatnya, Pangeran Abdul Mateen, yang populer di media sosial, ditunjuk sebagai Menlu Brunei.

Sebelumnya, jabatan Menlu langsung dipegang oleh Sultan Brunei.

Sedangkan putra sulung Sultan Brunei, yakni Putra Mahkota Al-Muhtadee Billah, tetap menjabat Menteri Senior pada Kantor Perdana Menteri.

Sultan Brunei menegaskan, sudah mempertimbangkan matang-matang sebelum menunjuk putra-putranya untuk memegang jabatan dalam pemerintahan.


Baca juga