Perdana Menteri (PM) Irlandia Micheal Martin

LITERASI-ONLINE.COM - Pemerintah Irlandia kembali menunjukkan dukungannya untuk Palestina.

Pekan ini, pemerintah Irlandia mengeluarkan larangan dua menteri sayap kanan Israel, Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich, memasuki wilayah negara itu. 

Pemerintah Irlandia menilai, kedua menteri itu berkontribusi terhadap krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Jalur Gaza, Palestina.

Perdana Menteri (PM) Irlandia Micheal Martin mengatakan, Menteri Kehakiman Irlandia sudah menyetujui pemberlakuan larangan masuk kepada kedua pejabat Israel itu. 

PM Micheal Martin menyampaikan informasi itu secara terbuka ketika menghadiri KTT Uni Eropa-Balkan Barat di Tivat, Montenegro.

Menurut Michael Martin, tindakan dan pernyataan yang sering disampaikan Ben Gvir dan Smotrich menunjukkan dukungan terhadap pengusiran warga Palestina dari tanah mereka. 

Karena itu, pemerintah Irlandia menilai komunitas internasional harus mengambil langkah yang lebih tegas.

Baca: Akui Sulit Taklukkan Iran, Presiden AS Donald Trump: Pemimpinnya Punya Harga Diri

"Ini pada dasarnya sama dengan keinginan untuk melihat penghapusan warga Palestina dari Palestina," katanya, pekan ini.

Ia menambahkan, pemerintah Irlandia akan mengangkat persoalan itu dalam forum Uni Eropa.

Pemerintah Irlandia bahkan mendorong pembahasan mengenai kemungkinan sanksi yang lebih luas terhadap kedua pejabat Israel itu. 


Baca juga