LITERASI-ONLINE.COM - Setelah tiga bulan perang lawan Iran, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya bicara jujur soal ketangguhan lawannya. Donald Trump tanpa sungkan mengakui para pemimpin Iran memiliki harga diri yang tinggi dan sangat kuat, meski mendapat tekanan hebat. Trump menyampaikan pengakuan itu dalam program "Meet the Press" di NBC News yang dilansir Jumat (5/6/2026) waktu setempat.Sang presiden mengakui para pemimpin Iran belum juga bersedia menyepakati perjanjian damai meskipun berada dalam posisi sulit.Masih butuh waktu negosiasi agar kesepakatan damai dapat tercapai. "Mereka kuat dan punya kebanggaan (untuk negaranya)," kata Trump.Ia juga menambahkan, meskipun sebagian besar fasilitas manufaktur drone dan rudal Iran telah hancur akibat serangan bertubi-tubi, namun mereka masih punya stok persenjataan yang memadai. Iran diyakini masih memiliki persiapan rudal dan drone dalam jumlah besar.Persenjataan itu disimpan dalam bunker-bunker bawah tanah, sehingga sulit dihancurkan.Iran juga memiliki kemampuan memproduksi drone murah secara massal.Selain itu, Iran diyakini mendapat bantuan dari dua sekutu dekatnya, Rusia dan China. (*)