Seorang pejabat penegak hukum AS, seperti dilaporkan CNN mengatakan, dua orang tertembak dalam sebuah insiden yang melibatkan agen Secret Service di dekat Gedung Putih.Peristiwa itu tepatnya terjadi di area persimpangan Pennsylvania Avenue dan 17th Street Northwest, hanya beberapa langkah dari kompleks Gedung Putih. Pejabat itu mengungkapkan, agen Secret Service merespons laporan adanya orang tidak dikenal yang melepaskan tembakan dan berusaha menerobos keamanan Gedung Putih.Beberapa wartawan yang sedang berada di Gedung Putih melaporkan mendengar rentetan tembakan yang memicu penguncian darurat. Pihak Secret Service menjelaskan, masih menyelidiki laporan penembakan di sudut 17th Street dan Pennsylvania Avenue Northwest, area yang berada tepat di luar kompleks Gedung Putih.Sementara itu, wartawan yang berada di North Lawn langsung dievakuasi menuju ruang konferensi pers Gedung Putih.Di luar Gedung Putih, tampak sejumlah agen Secret Service bersenjata laras panjang bergerak cepat menyisir area North Lawn usai insiden. Mereka juga menutup akses menuju ruang konferensi pers Gedung Putih selama operasi pengamanan berlangsung.Pada saat kejadian, Presiden AS Donald Trump berada di Gedung Putih membahas upaya negosiasi dengan Iran.
Identitas PelakuBeberapa jam setelah kejadia, tersangka yang tewas dalam penembakan di luar Gedung Putih atau White House, Amerika Serikat, akhirnya teridentifikasi. Pelaku diidentifikasi sebagai Nasire Best yang berusia 21 tahun.Sebelumnya, Best pernah ditangkap oleh Dinas Rahasia AS pada Juli 2025.Saat itu, Best mencoba masuk ke Gedung Putih. Dia kemudian ditangkap dan dikirim ke bangsal psikiatri untuk masalah kesehatan mental.
Direktur FBI Kash Patel mengatakan, pihaknya turut berada di lokasi untuk membantu respons keamanan.
"FBI berada di lokasi dan mendukung Secret Service dalam merespons penembakan di dekat area Gedung Putih. Kami akan memberikan informasi ke publik jika ada perkembangan," tulis Kash Patel melalui akun X.Insiden ini terjadi kurang dari satu bulan setelah penembakan lain mengguncang acara makan malam tahunan White House Correspondents' Dinner yang dihadiri Presiden Donald Trump.Ketika itu, seorang tersangka bernama Cole Tomas Allen berusaha menerobos pos pemeriksaan keamanan sambil membawa senapan.Cole Tomas kemudian terlibat baku tembak dengan agen Secret Service. (*)