Logo Partai Kecoa yang sedang viral di India.

Ia berdalih, komentarnya itu berkaitan dengan beberapa orang yang memperoleh gelar palsu dan tidak menargetkan kaum muda India.

Namun, pernyataan Surya Kant sudah telanjur membuat publik marah.

Terutama dari pengguna internet Generasi Z yang tengah menghadapi masalah pengangguran, inflasi, dan perpecahan agama di bawah kepemimpinan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi.

Saat kemarahan generasi muda meningkat di media sosial, Dipke memposting di akum X pada hari Sabtu: "Bagaimana jika semua kecoa berkumpul?"

Ajakan Dipke langsung disambut antusias warganet.  

Kepada media Dipke mengungkapkan, apa yang dilakukanya merupakan perlawanan khas anak muda. 

Ia juga menjelaskan alasannya kenapa memilih kecoa.

"Mereka yang berkuasa menganggap warga negara sebagai kecoa dan parasit," kata Dipke, Selasa (20/5/2026), yang sedang berada di Chicago, Amerika Serikat (AS).

"Mereka (pemimpin India) harus tahu bahwa kecoa berkembang biak di tempat-tempat yang busuk. Itulah India saat ini," tambahnya.

Dalam waktu singkat, akun Instagram Partai Rakyat Kecoa telah melampaui 3 juta pengikut dan lebih dari 350.000 orang telah mendaftar sebagai anggota partai melalui formulir Google.

Tak hanya anak muda, banyak tokoh politik yang ikut mendaftar sebagai kader partai.

Salah satunya Mahua Moitra, seorang anggota parlemen oposisi dari negara bagian Benggala Barat.

Ashish Joshi, seorang mantan pegawai pemerintah India, termasuk yang cepat mendaftar setelah mendapat info di media sosial.

"India hari ini telah menjadi begitu penuh kebencian, sehingga Partai Janta Kecoa seperti hembusan udara segar," kata Ashish Joshi. 

Misi utama pendirian partai sebagai keras terhadap pemerintah atas tingginya angka pengangguran dan biaya hidup di tengah krisis ketidaksetaraan pendapatan kaum muda (Gen Z).

Uniknya, syarat untuk mendaftar sebagai anggota Partai Kecoa juga bersufat ejekan kepada penguasa.

Syarat untuk mendaftar menjadi kader Partai Kecoa yakni berstatus pengangguran dan mengaku malas. (*)


Baca juga