9 WNI yang sempat ditahan militer Israel sudah berada di Kota Istanbul, Turkiye, Kamis (21/5/2026) untuk pemulangan ke Indonesia. (Foto: akun Instagram Menlu RI Sugiono)

Kekerasan fisik yang mereka alami selama ditahan tentara Israel antara lain ditendang, dipukul, dan disetrum.

Informasi soal kekerasan fisik itu berdasarkan penjelasan ke-9 WNI tersebut kepada Darianto.

Dalam foto dan rekaman video itu, ke-9 WNI itu mengenakan kefiyeh melingkar di pundak dan menghadap ke kamera. 

Di belakang mereka tampak bendera-bendera Turkiye, tempat mereka berfoto. 

Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia, Rabu (20/5/2026), 9 WNI itu telah mengirimkan pesan darurat (SOS) berupa vidio pernyataan mereka ditangkap. 

Ke-9 WNI itu adalah: 

- Andi Angga Prasadewa di Kapal Josef 

- Rahendro Herubowo di Kapal Ozgurluk

- Andre Prasetyo Nugroho di Kapal Ozgurluk 

Baca: Donald Trump Diduga Tertidur Saat Acara Resmi, Gedung Putih Sebut Berkedip, Politisi Demokrat: Kedipan yang Lama

- Thoudy Badai di Kapal Ozgurluk

- Bambang Noroyono (Abeng) di Kapal BoraLize 

- Herman Budianto Sudarsono di Kapal Zapyro

- Ronggo Wirasanu di Kapal Zapyro 

- Asad Aras Muhammad di Kapal Kasr-1 

- Hendro Prasetyo di Kapal Kasr-1. (*)


Baca juga