Kekerasan fisik yang mereka alami selama ditahan tentara Israel antara lain ditendang, dipukul, dan disetrum.Informasi soal kekerasan fisik itu berdasarkan penjelasan ke-9 WNI tersebut kepada Darianto.Dalam foto dan rekaman video itu, ke-9 WNI itu mengenakan kefiyeh melingkar di pundak dan menghadap ke kamera. Di belakang mereka tampak bendera-bendera Turkiye, tempat mereka berfoto. Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia, Rabu (20/5/2026), 9 WNI itu telah mengirimkan pesan darurat (SOS) berupa vidio pernyataan mereka ditangkap.
Ke-9 WNI itu adalah: - Andi Angga Prasadewa di Kapal Josef - Rahendro Herubowo di Kapal Ozgurluk- Andre Prasetyo Nugroho di Kapal Ozgurluk
Baca: Donald Trump Diduga Tertidur Saat Acara Resmi, Gedung Putih Sebut Berkedip, Politisi Demokrat: Kedipan yang Lama- Thoudy Badai di Kapal Ozgurluk- Bambang Noroyono (Abeng) di Kapal BoraLize - Herman Budianto Sudarsono di Kapal Zapyro- Ronggo Wirasanu di Kapal Zapyro - Asad Aras Muhammad di Kapal Kasr-1 - Hendro Prasetyo di Kapal Kasr-1. (*)