Rehan, siswa SMAN 8 Pinrang menerima golden ticket dari Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa, M.Sc..

“Ini bukan yang terakhir. Unhas akan terus memfasilitasi minat dan bakat generasi muda. Anak-anak Indonesia memiliki mimpi besar, dan kami percaya mereka mampu menjadi pelopor di bidang informatika maupun bidang lainnya, serta mampu bersaing dengan negara lain,” tambahnya.

Menurut Prof. JJ, capaian yang diperoleh Rehan melalui proses belajar otodidak menjadi bukti bahwa potensi besar dapat tumbuh dari siapa saja. 

Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi luas, sekaligus pengingat bahwa ruang-ruang pembelajaran dapat menjadi etalase lahirnya talenta unggul bangsa.

Sementara itu, Rehan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan serta komitmennya untuk terus mengembangkan kapasitas diri di bidang teknologi.

“Saya berterima kasih atas kesempatan ini. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus belajar dan berkembang,” jelas Rehan.

Rehan juga memberikan pesan kepada generasi muda agar tidak ragu dalam mengembangkan potensi, meskipun menghadapi keterbatasan.

“Untuk teman-teman, jika memiliki bakat, teruslah dikembangkan. Jangan pesimis hanya karena keterbatasan, termasuk faktor ekonomi,” tambah Rehan.

Melalui langkah ini, Unhas menegaskan perannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berbasis prestasi. 

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan individual, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya lebih banyak talenta digital Indonesia dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. (*/kmhs/mir)



Baca juga