Cole Thomas Allen, tersangka penembakan di acara jamuan makan malam Presiden AS, Donald Trump.

Cole Allen diduga baru ketahuan membawa senjata api ketika berusaha menerobos masuk ke lokasi jamuan makan malam.

Setelah terdengar beberapa kali suara tembakan, agen Secret Service berhasil "melumpuhkan" tersangka.

Namun, Cole Allen sama sekali tidak terluka.

Berbeda pada upaya penembakan Trump saat kampanye Pilpres 2024 lalu, tersangka tewas ditembak petugas keamanan. 

Pria Berpendidikan  

Sesuai jejak rekamnya, Cole Allen merupakan pria berpendidikan tinggi. 

Ia meraih gelar sarjana teknik mesin dari California Institute of Technology (Caltech) dan gelar magister (S2) ilmu komputer dari California State University.

Selain pernah menjadi guru paruh waktu, Cole Allen juga aktif mengembangkan game vidio. 

Ia sudah membuat dua game video yang hak patennya telah didaftarkan. 

Terancam Hukuman Berat

Karena aksi nekadnya ini, Cole Allen terancam hukuman berat. 

Menurut Jaksa Agung, Todd Blanche, tersangka akan menghadapi tuntutan pidana yang berat.

Todd Blanche menambahkan, sangat jelas Cole Allen menargetkan orang-orang yang bekerja di pemerintahan, kemungkinan termasuk presiden.

Dalam keterangan terpisah di Gedung Putih, Donald Trump meyakini dirinya yang jadi target Cole Allen. 

Menurut Donald Trump, ini upaya ketiga sesama warga AS berusaha menembaknya dalam dua tahun terakhir. (*)



Baca juga