"Harmoni yang tulus harus dimulai dari hubungan kita dengan Sang Pencipta hingga kepedulian pada alam sekitar," tuturnya.Menariknya, Gugun sempat mengutip pemikiran Sumitro Djojohadikusumo yang memicu riuh tepuk tangan hadirin, yakni pesan agar setiap individu menjadi penganut agama yang taat dan tekun mempelajari kitab suci masing-masing sebagai jalan menjadi warga negara yang baik.Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara yang berlangsung tertib dan penuh sukacita di tengah antusiasme warga yang luar biasa.Gubernur menilai Paskah kali ini terasa sangat emosional bagi warga Sulut yang baru saja diguncang gempa magnitudo 7,6 pada awal April. Baginya, pelaksanaan ibadah yang tetap lancar adalah bukti penyertaan Tuhan."Penyertaan Tuhan itu nyata. Meski kita baru saja melewati ujian berat, kedamaian Paskah tetap menyelimuti tanah ini," ungkap sang Gubernur dengan penuh haru.Ia pun menyerukan agar semangat kebangkitan Kristus menjadi motor penggerak bagi masyarakat untuk bangkit dari rasa takut, keputusasaan, dan segala potensi perpecahan.Yulius menegaskan bahwa Paskah adalah peristiwa iman yang harus dimanifestasikan melalui tindakan saling menghargai dan membangun solidaritas sosial yang kokoh di tengah perbedaan.Lebih jauh, ia berharap nilai-nilai toleransi yang menjadi identitas Sulut dapat terus diperkuat guna mendukung sinergi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyapa hangat para tamu kehormatan dan pimpinan gereja yang hadir, mempertegas bahwa kehadiran mereka adalah suntikan semangat bagi masyarakat Sulawesi Utara.Kebersamaan yang ditunjukkan puluhan ribu jemaat dipandang sebagai bukti tak terbantahkan bahwa Sulawesi Utara tetap menjadi benteng persatuan. Gubernur juga memberikan penghormatan khusus kepada pendahulunya, E.E. Mangindaan, sebagai bentuk apresiasi atas kesinambungan kepemimpinan di daerah tersebut.Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur Yulius dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan dan penyambutan selama rangkaian acara berlangsung.Kondisi di lapangan menggambarkan antusiasme yang meledak. Tenda yang disediakan tak mampu menampung seluruh umat. Banyak warga yang rela berteduh di bawah pepohonan atau berdiri di area terbuka dengan payung warna-warni demi mengikuti prosesi ibadah.Partisipasi umat tetap maksimal berkat bantuan layar videotron raksasa yang ditempatkan di berbagai titik strategis, memastikan semua orang dapat menyaksikan jalannya acara dengan jelas dari sudut manapun.Kemeriahan Paskah Nasional 2026 semakin lengkap dengan kehadiran bintang tamu nasional seperti Maria Shandi dan Yoshua Abraham, serta dipandu dengan apik oleh presenter kenamaan Choky Sitohang. (*)