Militer Iran membagikan foto puing-puing pesawat Hercules C-130 Amerika Serikat yang diklaim telah mereka hancurkan di Isfahan, Minggu (5/4/2026), dalam misi pencarian pilot F-15 AS.(X @@ME_Observer_)

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa pilot kedua F-15 telah ditemukan dalam kondisi selamat. 

Namun, Trump sama sekali tidak menyinggung hancurnya satu pesawat angkut Hercules dan dua helikopter Black Hawk dalam operasi pencarian pilot jet tempur itu.

Sengaja Dihancurkan

Pernyataan Donald Trump yang menyebut operasi penyelamatan pilot jet tempur itu berjalan sukses, bertolak belakang dengan laporan media-media AS.

Media AS mengungkap adanya kendala besar dalam operasi evakuasi pilot jet tempur F-15 itu. 

New York Times memberitakan, dua pesawat angkut (Hercules) AS mengalami "kerusakan" di pangkalan terpencil di dalam wilayah Iran. 

Baca: Presiden Prancis Ajak Negara Eropa dan Asia Bersatu untuk Mandiri Tanpa Amerika Serikat

Kedua pesawat itu sebenarnya ditugaskan mengevakuasi pasukan komando dan pilot jet tempur F-15 yang berhasil ditemukan. 

Untuk mencegah peralatan sensitif jatuh ke tangan Iran, komandan militer AS memutuskan menghancurkan pesawat Hercules itu. 

Militer AS lalu mengirim tiga pesawat lain untuk mengevakuasi seluruh personel militer AS dari wilayah Iran itu. 

Sedangkan versi militer Iran, pesawat Hercules itu bukan dihancurkan sendiri oleh AS, tapi terkena serangan Iran. (*)


Baca juga