LITERASI-ONLINE.COM - Militer Iran kembali menunjukkan keberhasilan mereka menembak jatuh pesawat militer Amerika Serikat (AS), selama perang yang sudah berlangsung sebulan lebih.Militer AS dan Israel mulai menyerang Teheran, Iran, pada 28 Februari 2026.Hanya hitungan jam, Iran membalas dengan membombardir beberapa kota yang diduduki Israel, seperti Tel Aviv dan Yerusalem.Iran juga menghancurkan fasilitas-fasilitas militer AS yang berada di Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Oman, Arab Saudi hingga Irak. Di awal perang, Iran menembak empat jet tempur AS yang jatuh di Kuwait.Tapi, ketika itu militer AS berdalih jet-jet tempur itu jadi korban salah tembak militer Kuwait. Setelah itu, Iran beberapa kali berhasil menembak pesawat tempur AS. Termasuk drone-drone berharga mahal.
foto: Tasnim AgencyTerbaru, pada Minggu (5/4/2026), militer Iran berhasil mencegat dan menembak jatuh tiga armada udara AS.Terdiri dari satu pesawat angkut C-130 Hercules dan dua helikopter Black Hawk.Sebagai bukti, otoritas Iran merilis foto dan video yang menunjukkan puing-puing pesawat militer AS yang dihancurkan di wilayah selatan Isfahan, Iran bagian tengah.
Baca: Iran Tembak Jatuh Pesawat Hercules dan 2 Helikopter AS, Militer AS Sebut Sengaja DihancurkanJuru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbia pada Minggu (5/4/2026) menegaskan, pasukan militer Iran berhasil menembak jatuh sejumlah pesawat militer AS di wilayah Isfahan.Pesawat militer AS itu masuk ke wilayah Isfahan dalam misi menyelamatkan pilot jet tempur F-15 yang ditembak jatuh Iran pada Jumat (3/4/2026).
Puing-puing pesawat militer AS