Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, ketika meninjau progres dan kesiapan SPPG Unhas pada Rabu (25/3/2026).

Dalam pengembangannya, SPPG Unhas juga memiliki potensi sebagai pusat inovasi dan pengembangan produk pangan berbasis gizi yang berkelanjutan.

Tidak hanya berfungsi sebagai penyedia produk, SPPG diharapkan menjadi laboratorium hidup (living lab) yang menghubungkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Mahasiswa, dosen, dan tenaga ahli dapat terlibat langsung dalam proses produksi dan pengembangan, sehingga tercipta ekosistem pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual.

“Kita ingin menjadikan SPPG ini berbasis riset, data, dan inovasi, Dengan begitu, dampaknya bisa berkelanjutan dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.” urai Prof. JJ. 

Dalam peninjauan tersebut, Rektor menekankan perlunya percepatan operasional SPPG agar dapat segera difungsikan secara optimal. 

Seiring dengan pematangan berbagai aspek fasilitas dan sistem pendukung, SPPG diharapkan dapat segera beroperasi dan menjadi percontohan layanan pemenuhan gizi berbasis perguruan tinggi. (*/aya)



Baca juga