Ia juga pernah mengikuti berbagai pelatihan internasional, antara lain di United Nations Centre for Regional Development (UNCRD) Nagoya, Institute for Housing Studies Rotterdam, dan program urbanisasi di Universitas Harvard.
Karier Politik Karier politik Alex Noerdin dimulai dari tingkat kabupaten. Sebelum menjadi gubernur, ia menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin (Muba) selama dua periode, yakni 2001–2006 dan 2007–2012. Namun, di tengah masa jabatan keduanya, ia mengundurkan diri sebagai Bupati Musi Banyuasin pada 14 Juni 2008 untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan. Hasilnya, Alex Noerdin terpilih sebagai Gubernur Sumsel periode 2008–2013. Pada Pilgub Sumsel 2013, ia kembali maju sebagai petahana dan memenangkan kontestasi untuk periode kedua hingga 2018.Selama satu dekade kepemimpinan Alex Noerdin, Sumsel mengalami percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan citra daerah di tingkat nasional. Sejumlah proyek strategis dan agenda berskala nasional terlaksana pada masa pemerintahannya.Proyek strategis itu antara lain pembangunan kawasan kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC) dan proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT). Hasilnya, event olahraga berskala internasional digelar di ibu kota Sumatera Selatan. Seperti SEA Games 2011, Asian University Games (AUG) 2012, Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 dan Asian Games 2018.Asia Games merupakan ajang olahraga bergengsi negara-negara Asia. Untuk pengabdiannya, Alex Noerdin menerima sejumlah tanda kehormatan dari pemerintah pusat maupun lembaga lainnya. Antara lain Bintang Mahaputera Utama yang dianugerahkan pada 11 Agustus 2014, serta Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya. (*)