Bus yang dibakar anggota kartel setelah kerusuhan melanda Meksiko pasca tewasnya gembong narkoba Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau "El Mencho". (Foto: REUTERS/Stringer)

73 Orang Tewas 

Pejabat keamanan Meksiko menyebut, data hingga hari ini, 73 orang tewas dalam penangkapan El Mencho dan kerusuhan setelah penangkapan itu.

Di antara 73 korban tewas, 25 diantaranya anggota Garda Nasional Meksiko.

Selebihnya korban tewas adalah El Mencho, pengawal pribadi, dan anggota kartel narkoba itu. 

Sebanyak 25 tentara itu tewas dalam enam serangan terpisah di wilayah Jalisco. 

Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, mengatakan sebanyak 30 tersangka kriminal yang terkait geng El Mencho tewas di Jalisco dan empat lainnya di negara bagian Michoacan. 

Omar Garcia Harfuch menjelaskan, saat kerusuhan, anggota kartel narkoba ini menyasar tentara dan petugas hukum.

Sebanyak 20 negara bagian di Meksiko mengalami kerusuhan setelah kabar kematian El Mencho menyebar luas. 

Anggota kartel melakukan serangan di berbagai kota tempat CJNG beroperasi.

Mereka memblokir jalan dengan paku dan ranjau darurat, membakar bus dan kendaraan di tengah jalan, serta merusak puluhan kantor bank dan usaha bisnis lokal. 

Menurut pemerintah, lebih dari 250 blokade jalan yang dipasang anggota kartel di 20 negara bagian telah dibersihkan pada Senin (23/2) pagi. 

Dalam pernyataan resminya, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memuji operasi militer yang menewaskan El Mencho.

Ia menegaskan prioritas pemerintah adalah menjamin keamanan nasional dan memberi rasa tenang kepada warga. 

Presiden mengimbau masyarakat tetap tenang di tengah situasi yang sempat memicu penutupan sekolah di sejumlah wilayah. 

Tuan Rumah Piala Dunia 2026

Di Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco sekaligus kota terbesar kedua di Meksiko, suasana sempat lumpuh total pada Minggu. 

Jalanan kosong, karena warga takut beraktivitas di luar dan memilih tetap di rumah. 

Guadalajara merupakan salah satu kota penyelenggara Piala Dunia 2026. (*)


Baca juga