Tim SAR gabungan di Gunung Bulusaraung

Tim SAR gabungan merencanakan evakuasi keenam jenazah menggunakan teknik jetring atau penarikan ke atas dengan metode vertical rescue. 

“Kita siapkan tim rescue di atas dengan teknik jetring yang sebelumnya sudah kita lakukan,” katanya. 

Setelah dievakuasi ke Posko Tompo Bulu, Pangkep, rencananya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi. 

Sejauh ini, Tim SAR gabungan telah mengavakuasi dua korban dan menemukan kotak hitam pesawat yang hilang kontak pada Sabtu (17/1) itu.

Dua korban sebelumnya telah dievakuasi dan diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel. 

Dua korban itu adalah pramugari Florencia Lolita Wibisono (33) serta pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Deden Maulana. 

Tim SAR gabungan masih mencari dua korban pesawat ini. 

Dalam keterangan terpisah, Tim DVI Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Haris menjelaskan, identifikasi korban dilakukan melalui pencocokan sidik jari, gigi, properti, dan ciri medis. (*) 


Baca juga