Chen Zhi

LITERASI-ONLINE.COM - Pria asal China, Chen Zhi, yang masuk daftar buronan paling dicari di kawasan Asia, akhirnya ditangkap di Kamboja, Rabu (7/1/2026).

Chen Zhi telah diekstradisi ke China untuk menghadapi dakwaan penipuan atau kejahatan siber.

Pria berusia 37 tahun ini sebelumnya mendapatkan kewarganegaran Kamboja.

Namun, pemerintah Kamboja sudah mencabut status kewarganegaraan Chen Zhi pada Desember 2025 lalu.  

Taipan muda ini bahkan pernah dielu-elukan oleh warga Kamboja sebagai simbol kebangkitan ekonomi negara itu.

Selain menghadapi masalah hukum di negara asalnya, Chen Zhi juga didakwa oleh Amerika Serikat (AS) atas tuduhan penipuan dan pencucian uang bernilai miliaran dollar AS.

Dilansir BBC, Departemen Kehakiman AS  mendakwa Chen Zhi atas tuduhan menjalankan jaringan penipuan siber di Kamboja, yang mencuri miliaran mata uang kripto dari para korban di seluruh dunia.

Modusnya, membujuk korban untuk bergabung dalam skema investasi yang ternyata palsu. 

Ia diduga menjalankan operasi penipuan online dari Kamboja dari dalam sebuah kompleks yang dikelilingi tembok tinggi dan kawat berduri. 

Para pekerja di kompleks itu dipaksa bekerja "sebagai penipu" melalui jaringan online.   

Sebelumnya, pihak berwenang di AS, Eropa, dan kawasan Asia telah menargetkan perusahaan yang didirikan Chen, yakni Prince Holding Group.

Prince Holding Group diduga hanya kedok bagi salah satu organisasi kriminal transnasional terbesar di Asia.  

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Dalam Negeri Kamboja menyatakan, pihak berwenang Kamboja telah menangkap tiga warga negara China, yaitu Chen Zhi, Xu Ji Liang, dan Shao Ji Hui. 

Operasi penangkapan berlangsung Rabu (7/1/2026) melibatkan kerja sama berbagai pihak untuk memerangi kejahatan transnasional dan sesuai dengan permintaan dari pihak berwenang China. 

Chen Zhi dibawa ke China, karena bukan lagi warga negara Kamboja. 

"Kewarganegaraan Kamboja Chen Zhi dicabut melalui Dekrit Kerajaan Kamboja pada bulan Desember," kata Kementerian Dalam Negeri Kamboja.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang China mengenai penangkapan Chen Zhi. (*)  


Baca juga