Badan Penyelenggara Haji (BPH)

Dahnil Anzar menegaskan, salah satu fokus utama dalam persiapan pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi adalah rekrutmen Sumber Daya Manusia (SDM) baru. 

Rekrutmen ini untuk melakukan penataan SDM perhajian dan mengisi kebutuhan dalam jabatan fungsional maupun struktural di lingkungan BP Haji. 

"Rekrutmen BP Haji setelah terbitnya UU akan mengalihkan ASN dari Kementerian Agama, terutama yang selama ini menangani urusan haji di tingkat pusat hingga daerah," jelasnya.

Dahnil menegaskan, proses ini akan disertai asesmen ulang, khususnya menyangkut integritas calon SDM. 

Ia juga menekankan bahwa BP Haji  mengedepankan prinsip keterwakilan perempuan dalam proses rekrutmen. 

Dahnil Anzar mengungkapkan, struktur kelembagaan BP Haji saat ini telah diisi oleh SDM profesional dari berbagai latar belakang kementerian dan lembaga.

Antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan, TNI, Polri, dan ke depan akan melibatkan Kementerian Kesehatan. 

"Ini bukti bahwa BP Haji merupakan rumah bersama yang dibangun atas dasar integritas, profesionalitas, dan dedikasi untuk kebangsaan," jelasnya. 

BP Haji juga memastikan bahwa seluruh proses penataan SDM akan dilakukan secara bertahap dan terukur, demi menghadirkan pelayanan haji yang lebih baik, efisien, aman, dan nyaman bagi jemaah nantinya. 

Format penerimaan pegawai BP Haji nantinya akan seperti rekrutmen CPNS atau PPPK pada kementerian atau lembaga negara. 

Informasi rekrutmen pegawai ini kan diumumkan dikemudian hari. (*)



Baca juga