"Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya atas khilaf selama ini tetapi yakin saja semua kita lakukan untuk sebuah perubahan dan berpacu dengan fakultas lain dan mari kita menyongsong masa depan yang lebih baik dan berprospek untuk FIKK UNM," pungkasnya.Sementara itu, penceramah dalam hikmah halal bihalal, Dr. H. Muhammadong, M.Ag mengatakan bahwa Halal bihalal adalah tradisi orang Indonesia tetapi bukan menjadi kewajiban.Hanya saja melalui momen halal bihalal ini bisa menjadi ajang saling menghargai antara senior dan yunior serta saling menyayangi sehingga dalam berlembaga kita semua mampu membangun tatanan yang baik untuk kemajuan."Saya mengajak kepada para hadirin untuk menjadikan momentum silaturahmi dalam bingkai halal bihalal ini untuk tidak hanya ketemu dan saling berjabat tangan tetapi yang terpenting saling mendukung kepada hal yang baik dan positif, bahu membahu menata kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam mengabdikan diri di kampus tercinta FIKK UNM," ungkapnya.Ustadz Muhammadong menambahkan bahwa silaturahmi itu bukan berarti tidak ada tantangan tetapi besar tantangannya dalam kehidupan oleh sebab itu dibalik tantangan itu kita harus saling memaafkan kapan dan dimana pun kita berada. (Wahyudin)