Ia menjelaskan bahwa UT menerapkan sistem pembelajaran berbasis teknologi, di mana mahasiswa dapat mengakses materi kuliah melalui berbagai media, seperti smartphone, internet, dan platform online lainnya.“Sepanjang ada jaringan internet, mahasiswa bisa belajar kapan saja. Bahkan ada mahasiswa di daerah terpencil yang rela naik pohon kelapa demi mendapatkan sinyal internet,” katanya.Rahman Rahim juga menekankan pentingnya belajar mandiri bagi mahasiswa UT. “Kunci sukses kuliah di UT adalah belajar mandiri dan memanfaatkan media pembelajaran yang telah disiapkan. Mahasiswa harus mengubah pola belajar lama agar bisa beradaptasi dengan sistem PJJ,” tambahnya.
Sejarah dan Keunggulan UTRahman Rahim di hadapan peserta OSMB juga menceritakan sejarah berdirinya UT pada 1984. Menurutnya, UT lahir dari gagasan Presiden Soeharto sebagai solusi atas tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di tengah keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar.“Pemerintah saat itu menghadapi tantangan besar, karena jutaan lulusan SMA dan juga pekerja ingin kuliah, sementara jumlah perguruan tinggi terbatas. Maka dikirimlah tim ke beberapa perguruan tinggi di luar negeri untuk mempelajari model pembelajaran di open university. Dari sanalah lahir UT, yang pendiriannya ditandatangani langsung oleh Presiden Soeharto,” jelasnya.Sebagai pelopor PJJ di Indonesia, UT terus mempertahankan kualitas akademiknya. Bahkan, saat pandemi Covid-19 melanda, banyak perguruan tinggi ternama di Indonesia yang belajar dari UT dalam menerapkan sistem pembelajaran daring.“UT menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam mengelola sistem pembelajaran jarak jauh. Saat pandemi, banyak kampus yang belum siap, sementara UT tetap berjalan seperti biasa,” ujar Rahman Rahim.Dalam kegiatan ini, juga diputarkan video sambutan Rektor UT, Dr. Mohamad Yunus, S.S., MA.Ia menyampaikan optimisme dan komitmen UT dalam memberikan layanan pendidikan terbaik.“Kami yakin, memilih UT adalah keputusan yang tepat. Sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan fleksibilitas dan aksesibilitas, UT berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh mahasiswa,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya mengikuti OSMB sebagai langkah awal dalam memahami sistem pembelajaran di UT. “Sebagai mahasiswa baru, wajib mengikuti OSMB. Ini sangat penting untuk membekali diri dengan keterampilan belajar mandiri,” katanya.Dr. Mohamad Yunus juga mendorong mahasiswa untuk percaya diri dalam menjalani perkuliahan di UT. “Bersama UT, yakin pasti sukses,” tutupnya.
Puncak Kegiatan OSMBSerangkaian kegiatan dalam OSMB ini mencakup pengenalan terhadap sistem pembelajaran UT, latihan keterampilan belajar, workshop tugas, klinik ujian, serta pengenalan organisasi mahasiswa (Ormawa) yang akan membantu mahasiswa dalam menyelesaikan studi.Acara ini ditutup dengan pemasangan jaket almamater kepada perwakilan peserta OSMB oleh Direktur UT Makassar, Prof. Rahman Rahim, Gubernur diwakili Kadis Pendidikan Sulsel, Iqbal Djamaluddin, yang mewakili Kapolda Sulsel serta Manajer Marketing UT Makassar, I Made Gunawan Sanjaya. (*)