Ketua Program Studi Doktor Sosiologi Unhas, Dr. Rahmat Muhammad, M.Si
LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Penerimaan calon mahasiswa baru program studi doktor sosiologi Fisip Unhas semester awal 2025/2026 sudah dimulai sejak 26 Februari sampai dengan 11 April 2025.Para mahasiswa baru tersebut dapat memilih enam konsentrasi yang ditawarkan yakni konflik dan integrasi masyarakat plural, sosiologi masyarakat maritim, gender dan pembangunan, sosiologi masyarakat digital, sosiologi lingkungan serta community development.Demikian ditegaskan Ketua Program Studi Doktor Sosiologi Unhas, Dr. Rahmat Muhammad, M.Si kepada media pada Kamis, 6 Maret 2025."Bagi calon mahasiswa baru syarat yang harus dipersiapkan memiliki ijazah S2/Magister dari program studi pada perguruan tinggi/uiniversitas yang telah terakreditasi oleh BAN-PT atau lulusan luar negeri yang mendapatkan pengesahan," kata pria kelahiran Parepare, 13 Mei 1970 ini.Tidak pernah dinyatakan Drop Out (DO) di Universitas Hasanuddin pada strata pendidikan yang sama serta memiliki draf rencana penelitian disertasi."Fasilitas perkuliahan dilaksanakan di Departemen Sosiologi FISIP UNHAS dengan fasilitas antara lain ruang perkuliahan ber-AC, Wi-Fi, perpustakaan sosiologi, lounge sosiologi dan fasilitas meeting online," kata Doktor Sosiologi PPs-Unhas 2009.Prof Rahman juga menjelaskan tentang profil lulusan untuk akademisi jadi ilmuwan/pendidik profesional yang mampu mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan pada ranah konsep, teori dan metodologi.Bagi peneliti sosial, mampu menciptakan dan mengembangkan riset berbasis perspektif sosiologi dan kajian multi-transdisiplin untuk pengembangan ilmu pengetahuan kemasyarakatan dan kemaslahatan umat manusia."Sedangkan bagi perencana sosial, melakukan proyeksi/pemetaan sosial, mengembangkan komunitas atau program sosial, serta melakukan bimbingan sosial dalam merespons berbagai isu-isu sosial," tandas Magister Sosiologi PPs UGM Yogyakarta 2001Profil konsultan pengembangan masyarakat akan melakukan pengembangan masyarakat dengan kemampuan analisis sosial yang didukung dengan kemampuan berpikir kritis dan transformatif, kata Wakil Dekan III Fisip Unhas ini.
Baca juga