Malam Nisfu Syaban
Usai melaksanakan shalat Taubat, Anda bisa membaca doa taubat seperti berikut:“Astaghfirullahal ‘azhiima, alladzii laa illaha illa huwal hayyul qayyuumu waatuubu ilaihi taubata ‘abdin zhaalimin laa yamliku linafsihi dlarran walaa nafa’an walaa mautan walaa hayaatan walaa nusyuuraa.”Artinya: “Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang senantiasa hidup dan mengawasi, saya memohon taubat kepada-Nya sebagaimana taubatnya hamba yang dholim yang berdosa tidak memiliki daya upaya untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.”6. Shalat TasbihShalat tasbih terdiri atas empat rakaat, yang bisa dikerjakan pada siang hari atau pada malam hari. Untuk malam hari, Shalat Tasbih dikerjakan 4 rakaat dengan 2 kali salam, dengan 2 rakaat sekali salam. Niat Shalat Tasbih (2 rakaat) sebagai berikut:“Ushallii sunnatat-tasbiihi rak'ataini lillaahi Ta'aalaa”Artinya: “Aku niat Sholat Tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”Adapun bacaan Tasbih sebagai berikut:“Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil azhiimi”Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan yang lebih tinggi derajatnya dari-Nya dan tidak lebih besar derajatnya dari-Nya, dan tidak ada suatu kekuasaan pun kecuali dengan pertolongan Allah, Yang Maha Perkasa.”7. Shalat HajatShalat Hajat merupakan ibadah sudah yang biasanya dikerjakan oleh umat Muslim yang sedang mempunyai keinginan tertentu atau sedang mencari solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi. Shalat ini juga bisa dikerjakan dalam Nisfu Syaban.Sesuai informasi di laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), dianjurkan Shalat Hajat dikerjakan sebanyak 12 rakaat dengan salam di setiap 2 rakaat. Tapi, Shalat Hajat juga bisa dikerjakan dengan 2 rakaat.Dianjurkan, setelah Al Fatihah, membaca Al-Ikhlas dan ayat kursi.Niat Shalat Hajat:“Ushallî sunnatal ḫâjati rak‘ataini adâ‘an lillâhi ta‘âlâ,”Artinya: “Aku niat shalat sunah hajat dua rakaat tunai karena Allah Swt.”Setelah Shalat Hajat, dianjurkan membaca istighfar 100 kali, bacaan “La ilaha illallah” 100 kali, dan shalawat 100 kali. Lalu membaca doa Hajat:“Subḫânal-ladzî labisal-‘izza wa qâla bihi. Subḫânal-ladzî ta‘aththafa bil-majdi wa takarrama bihi. Subḫâna dzil-‘izzi wal-kirami, subḫâna dzith-thauli as’aluka bimu‘âqidil-‘izzi min ‘arsyika wa muntahar-raḫmati min kitâbika wa bismikal-a‘dhami wa jaddikal-a‘la wa kalimâtikat-tâmmâtil-‘âmmâtil-latî lâ yujâwizuhunna birrun wa lâ fâjirun an tushalliya ‘ala sayyidinâ Muḫammadin wa ‘ala âli sayyidinâ Muḫammadin.”“Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana,”8. Shalat WitirShalat Witir merupakan ibadah yang bisa dikerjakan setelah Isya sampai fajar. Waktu yang lebih baik untuk melakukannya adalah pada akhir malam, tepatnya sebagai penutup dari segala ibadah-ibadah shalat yang dilakukan pada malam hari.Niat Shalat Witir sebagai berikut:“Ushallî sunnatan minal witri rak’atan lillahi ta’âlâ.”Artinya, “Aku niat shalat sunnah witir satu rakaat karena Allah ta’ala.” (*)
Baca juga