Indonesia Target 8 Persen PengusahaSementara itu, Manajer Program WMK Kemdikbudristek, Dr Nila Tristiarini, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para peserta Program WMK yang telah melalui berbagai proses pembelajaran, mulai dari kolaborasi dengan pengusaha hingga menghasilkan prototype produk yang dipamerkan dalam acara ini. Ia mengakui semangat dan dedikasi para mahasiswa yang telah berjuang hingga tahap akhir program ini."Saya tadi sempat melihat semangat kalian saat mempersiapkan pameran ini, bahkan sampai mengangkut barang-barang berat seperti pot, koper, dan galon dengan penuh antusiasme. Hal ini mencerminkan passion yang luar biasa. Semangat ini adalah cerminan dari jiwa kewirausahaan yang kita bangun melalui program ini," ungkapnya.Ia juga menegaskan pentingnya peran dosen pendamping dalam keberhasilan program ini. Menurutnya, kesabaran dan komitmen para dosen sangat penting dalam mendampingi mahasiswa selama proses pembelajaran dan praktik wirausaha."Bapak/Ibu Dosen Pendamping, peran Anda luar biasa penting. Dengan kesabaran, ketekunan, dan komitmen tinggi, Anda telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan program ini. Terima kasih atas dedikasi Anda, meski di tengah kesibukan yang padat," kata Nila.Manager Program WMK Kemdikbudristek itu juga mengajak para pimpinan perguruan tinggi untuk terus melanjutkan program ini secara mandiri setelah berakhirnya dukungan dari pemerintah. Menurutnya, Program WMK bukan hanya sebuah program sesaat, melainkan bagian dari visi membangun mindset wirausaha yang tangguh di kalangan mahasiswa."Program Wirausaha Merdeka bukan hanya program sesaat, melainkan bagian dari visi membangun mindset wirausaha yang tangguh. Jika program ini dianggap bermanfaat, harapan kami adalah perguruan tinggi dapat melanjutkannya secara mandiri, sehingga tercipta lebih banyak pengusaha muda terdidik dari kampus-kampus di Indonesia," ujar Dr. Nila.Ia juga menyinggung target pemerintah untuk meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia menjadi 8%, dan menekankan bahwa pencapaian target ini memerlukan kerja sama dari semua pihak, termasuk mahasiswa, dosen, dan pimpinan perguruan tinggi.Di tempat yang sama, Rektor Unismuh, Dr Abd Rakhim Nanda, juga memberikan semangat kepada para peserta Program Wirausaha Merdeka untuk terus melanjutkan perjuangan mereka di dunia wirausaha, baik dengan atau tanpa adanya program ini di masa depan."Adik-adik peserta yang saya banggakan, kalian telah menunjukkan komitmen dan semangat luar biasa. Apakah kalian siap melanjutkan perjuangan wirausaha ini, ada atau tidak ada program WMK di masa depan?" tanyanya, yang disambut dengan seruan semangat "Siap!" dari para peserta.Rektor Unismuh menekankan bahwa semangat para mahasiswa menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika.Ia mengajak semua pihak untuk terus mendukung dan melanjutkan perjuangan dalam mencetak wirausahawan muda yang tangguh, inovatif, dan mampu bersaing di kancah global. (*)