LITERASI-ONLINE.COM, BOGOR - Bonus geografis dan Sumber Daya Alam (SDA) merupakan karunia Tuhan yang diturunkan kepada Kabupaten Takalar berupa kawasan 3 dimensi (dataran tinggi, daratan dan hamparan Pantai dari Galesong Utara sampai Puntondo di Mangngara’bombang).Bagi warga Takalar bersama pemerintah daerah, khususnya Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku (KKTP), sudah saatnya berkolaborasi untuk mengoptimalkan bonus geografis dan SDA itu untuk kemajuan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Takalar.Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Nasional Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku (BPN-KKTP), H. Hasanuddin Tisi Daeng Lewa, saat memberikan arahan kepada peserta Rapat Kerja Nasional ke-I BPN-KKTP yang dilaksanakan pada Sabtu, 26 oktober 2024 di SwissBell Hotel Kota Bogor. Rakernas ini dihadiri oleh Pegurus Pusat BPN-KKTP, Dewan Penasehat, dan Dewan Pakar.Hasanuddin Tisi Daeng Lewa atau lebih akrab dipanggil Tetta Lewa menjelaskan, bonus geografis ini ditunjang dengan masuknya Kabupaten Takalar sebagai bagian Kawasan Pengembangan Kota dan Kawasan Ekonomi Ma’minasata.Dimana jarak dari pusat Kota Makassar hanya kurang lebih 40 km, merupakan kesempatan yang baik bagi KKTP untuk memberikan masukan dan gagasan kepada Pemda Takalar.Gagasan berupa program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Penyerahan cendramata berupa prangko Prisma Rakernas ke-1 KKTP 2024. Antara lain, optimalisasi kawasan dataran tinggi yang saat ini telah dibangun Bendung Pammukkulu untuk dijadikan kawasan parawisata, pengembangan budidaya ikan air tawar, pengembangan penggemukan sapi.Optimalisasi kawasan daratan berupa penyediaan kawasan industri, kawasan pengembangan pendidikan.Sebab, kawasan Makassar saat ini tidak dimungkinkan lagi perluasan dan pengembangan kampus.Optimalisasi kawasan sepanjang garis pantai, misalnya pengembangan kawasan pariwisata pantai, pusat pengelolaan budidaya ikan laut, dan pengembangan budidaya rumput laut dengan konsep tangkap, olah dan jual.Sehingga keberadaan Diaspora Takalar yang ada di perantauan, dirasakan manfaatnya bagi pa’rasanganta Takalar Butta Panrannuangku, melalui organisasi paguyuban KKTP.Ketua Panita Pelaksana Rakernas, Indra Kwarnas Daeng Mangitung, Spt, MSi menyampaikan bahwa Rakernas ke-1 BPN KKTP dilaksanakan sehari penuh dengan tema "DIASPORA TAKALAR SATUKAN PERSEPSI, KUATKAN SINERGI DAN KOKOHKAN ABBULOSIBATANG, MENUJU TAKALAR BUTTA PANRANNUANGKU."