Prabowo Subianto

LITERASI-ONLINE.COM - Lebih dari 100 tokoh yang akan mengisi kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka 2024-2025, mendapatkan pembekalan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (16/10/2024) hingga Kamis (17/10/2024). 

Para tokoh ini akan mengisi jabatan menteri, wakil menteri (wamen), kepala badan, dan utusan khusus di kabinet Prabowo. 

Tapi, hingga saat ini, Prabowo Subianto belum mengungkap secara detail jabatan yang akan diemban oleh para tokoh yang telah mendapatkan pembekalan di Hambalang itu. 

Menurut rencana, Prabowo baru akan mengumumkan formasi kabinet pada Minggu (20/10/2025) malam WIB, setelah jamuan makan malam dengan para kepala negara yang menghadiri pelantikan Prabowo-Gibran.

Sesuai jadwal, Prabowo-Gibran dilantik sebagai presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10) pagi WIB di Gedung MPR RI. 

Meski belum diumumkan secara resmi, sudah beredar prediksi calon menteri dan wakil menteri untuk 25 kementerian.

Prabowo akan menambah jumlah kementerian sehingga mencapai 40 lebih. 

Terdapat beberapa kementerian baru. 

Berikut ini 25 kementerian yang sudah diprediksi menteri dan wakil menterinya:

1. Menteri Kebudayaan diprediksi diisi kader Gerindra Fadli Zon, wakil menteri mantan Ketum PSI Giring Ganesha.

Kementerian Kebudayaan merupakan salah satu lembaga baru di kabinet Prabowo-Gibran. 

2. Sekretaris Negara diprediksi dijabat oleh kader Gerindra, Prasetyo Hadi. 

3. Menteri Luar Negeri (Menlu) kemungkinan besar dijabat kader Gerindra Sugiono. 

Untuk posisi Wamenlu akan ditempati oleh dua tokoh, Dubes Armanatha Natsir dan Ketum Partai Gelora Anis Matta. 

4. Menteri Desa diprediksi diisi politisi PAN, Yandri Susanto. 

5. Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) kemungkinan diisi kader Golkar, Nusron Wahid. 

6. Menteri Sosial Saifullah Yusuf diprediksi akan tetap pada jabatannya saat ini. 

7. Menteri Perumahan akan ditempati kader Gerindra, Maruarar Sirait, dan wakil menteri Fahri Hamzah (Partai Gelora).

Kementerian baru ini merupakan pecahan dari Kementerian PUPR. 

8. Menteri Perlindungan Pekerja Migran kabarnya diisi kader PKB, Abdul Kadir Karding.

Kementerian baru ini merupakan peningkatan dari lembaga sebelumnya, yaitu Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BNP2TKI). 


Baca juga