7. Veronica Tan Veronica Tan, mantan istri Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, merupakan salah satu calon menteri di kabinet Prabowo. Veronica menyatakan kesediannya membantu Prabowo dalam bidang kesejahteraan ibu dan anak. "Saya masih menunggu presiden yang mengumumkan," kata Veronica Tan mengenai posisinya di kabinet.
8. Meutya Hafid (Politisi)Politisi Partai Golongan Karya (Golkar), Meutya Hafid, juga masuk daftar srikandi yang dipanggil Prabowo. Namun, Meutya masih enggan berbicara mengenai posisi pasti di kementerian yang akan didudukinya. Ia hanya menyebut, tugasnya masih terkait dengan Komisi I, komisi yang dipimpinnya ketika masih menjadi anggota DPR RI 2019-2024.
9. Isyana Bagoes Oka (Politisi) Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Isyana Bagoes Oka hadir di kediaman Prabowo Subianto pada hari kedua pemanggilan, Kamis (15/10).Menurut informasi, tokoh yang dipanggil pada hari kedua akan menduduki jabatan wakil menteri (wamen).
10. Christina Aryani (Politisi) Christina Aryani merupakan politisi senior Partai Golkar. Ia juga enggan berkomentar lebih jauh mengenai posisinya di kabinet nanti.
11. Diana Kusumastuti (Birokrat) Diana Kusumastuti adalah birokrat yang saat ini menjabat Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.Ia kemungkinan menempati posisi sebagai wakil menteri (wamen) pada kabinet Prabowo-Gibran. "Saya diminta untuk membantu beliau dalam pemerintahannya. Posisinya yang terkait infrastruktur," katanya usai bertemu Prabowo.
Baca: BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Pegawai Tetap, Terima Lulusan D4/S1/S2 Berbagai Jurusan12. Ni Luh Puspa (Jurnalis)Pada pembekalan calon menteri, wakil menteri, dan kepala badan negara di Hambalang, jumlah srikandi bertambah.Ada nama Ni Luh Puspa yang sebelumnya tidak dipanggil oleh Prabowo ke Jl Kertanegara IV.Ni Luh merupakan jurnalis yang saat ini bekerja di KompasTV.Wanita kelahiran Bali ini memulai karier jurnalistik di Kota Makassar. (*)