Prof Dr Fauzan MPd, salah seorang guru besar (profesor) yang dipanggil oleh Prabowo Subianto untuk masuk kabinet 2024-2029.

Lalu menyelesaikan pendidikan Magister Hukum (LL.M.) di Monash University, Australia, tahun 2000. 

Meraih gelar Doktor (Ph.D.) bidang ilmu hukum, juga dari Monash University, Australia, tahun 2007. 

Ia mendapatkan pendidikan tambahan dari The Hague Academy of International Law, Belanda, The United Nations, Geneva Office, dan The International Ocean Institute, India. 

Prof. Atip menjadi Dosen Fakultas Hukum Unpad sejak 1993. 

Ia pernah menjadi Presiden International Law Association (ILA) Cabang Indonesia, Ketua Center for Air and Space Law Studies (ICASL) Fakultas Hukum Unpad, Anggota The Hague Working Group of Space Resource Activities, Pemimpin Redaksi Jurnal Hukum Internasional Padjadjaran. 

6. Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D 

Prof Yassierli adalah Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Ergonomi Indonesia. 

Ia tercatat sebagai Guru Besar dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) di Institut Teknologi Bandung (ITB), yang memiliki spesialisasi dalam bidang ergonomi, rekayasa kerja, dan keselamatan kerja. 

Ia menyelesaikan studi S1 Teknik Industri ITB pada tahun 1997. 

Lanjut S2 jurusan Teknik dan Manajemen Industri di ITB dan lulus pada tahun 2000. 

Ia kuliah S3 di Virginia Tech, Amerika Serikat, dan berhasil meraih gelar Ph.D. dalam bidang Industrial and Systems Engineering. 

Prof Yassierli diprediksi menjadi Menteri Ketenagakerjaan (Menaker).  

7. Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro 

Profesor Satryo sudah menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) sejak tahun 2008.

AIPI adalah lembaga nonstruktural bersifat mandiri yang didirikan dengan tujuan menghimpun ilmuwan Indonesia terkemuka untuk memberikan pendapat, saran, dan pertimbangan.

Ia menjadi anggota Komisi Ilmu Rekayasa dan Kepakaran Mechanical Engineering. 

Prof Satryo pernah menjabat sebagai Wakil Ketua AIPI pada masa bakti 2013-2018. 

Ia merail gelar Ph.D di bidang teknik mesin dari University of California, Berkeley, USA tahun 1985. 

Kemudian bergabung di Institut Teknologi Bandung (ITB). 

Prof Satryo pernah menjabat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi selama 1999-2007. 

Ia aktif sebagai dosen tamu di bidang teknik mesin di Toyohashi University of Technology, Jepang dan ITB. 

Prod Satryo adalah Guru Besar Emeritus Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB). 

Ia merupakan putra mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dan mantan Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Ir. R. M. Soemantri Brodjonegoro. (*)



Baca juga