LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR -Rumah Zakat menggelar kegiatan bertajuk Urun Rembuk Kemerdekaan Palestina di Saunk Cobek, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Jumat (11/10/2024).
Urun Rembuk yang dihadiri berbagai elemen masyarakat seperti para donatur, mitra, komunitas, dan media massa ini untuk berdiskusi membahas kiat dan usulan untuk mempercepat kemerdekaan Palestina.CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, kepada media menyampaikan, kegiatan ini diselenggarakan untuk berbagi ide dan gagasan mengenai strategi yang bisa dilakukan untuk mendukung terwujudnya kemerdekaan Palestina.Menurutnya, berbicara tentang kemerdekaan Palestina tentu tidak berbicara jangka pendek, namun tentu melalui proses yang panjang.Apalagi, lanjutnya, pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sangat getol meneriakkan kemerdekaan Palestina.“Kita dapat melihat Ibu Retno Marsudi berpidato pada sidang PBB yang sangat menentang genosida di Gaza dan mendukung kemerdekaan Palestina. Sehingga saat ini Palestina sudah dapat duduk di depan sidang PBB,” ungkapnya.Irvan juga membahas sejarah kelam bangsa Palestina sejak 17 Mei 1946 yang diinvasi oleh Israel.“Sudah 76 tahun penjajahan dilakukan oleh bangsa Israel pada Palestina. Total korban jiwa sejak 1948 hingga 2023 sudah mencapai lebih dari 100.000 jiwa. Rumah Zakat mendukung langkah-langkah pemerintah Republik Indonesia dalam upaya menyuarakan untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina,” ungkapnya.
Baca: Beritakan Kerusakan Parah di Israel karena Serangan Iran, Wartawan AS Ditahan di Ruang Bawah TanahSejak terjadinya tragedi genosida dan blokade Israel pada 7 Oktober 2023, Rumah Zakat sebagai lembaga amil zakat dan kemanusiaan terus berkolaborasi dengan masyarakat serta pemerintah Indonesia dalam mendistribusikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Hingga September 2024, Rumah Zakat telah mendistribusikan bantuan kepada 838.643 penerima manfaat di Gaza. Bantuan yang diberikan berupa makanan, air bersih, obat-obatan, pakaian, hingga daging qurban.