Acara pembukaan Program Wirausaha Merdeka (WMK) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh),.Selasa, 24 September 2024, di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar.

Dalam sambutan sebelumnya, Ketua Tim Power WMK Kemdikbudristek, Dr Nila Tristiarini memaparkan visi pemerintah dalam menciptakan satu juta wirausaha setiap tahun. 

Visi itu bertujuan untuk mengentaskan banyaknya sarjana yang menganggur. 

Salah satu caranya adalah program WMK yang menyasar mahasiswa.

Dia lalu menyebut Unismuh Makassar berkontribusi besar dalam pencapaian visi itu. 

Sebab, Nila menilai Unismuh Makassar telah melahirkan ribuan wirausaha muda melalui program WMK.

"Pemerintah, melalui Kemendikbud menyadari banyaknya alumni kampus yang menganggur. Sehingga program WMK yang merupakan program unggulan MBKM ini diluncurkan. Karena telah menjadi kampus penyelenggara selama tiga tahun, artinya Unismuh Makassar berkontribusi besar dalam pencapaian visi pemerintah," jelas Nila.

Pada tahun 2022, Unismuh membina 1.006 mahasiswa peserta WMK, pada 2023 sebanyak 550 peserta, dan tahun 2024, sebanyak 597. 

Jadi pada akhir program WMK 2024, Unismuh telah mencetak sebanyak 2.153 calon pengusaha.

Nila menjelaskan tiga tahapan program WMK. 

Pertama, tahap Pre-Immersion, di mana peserta WMK akan ditingkatkan kompetensinya dalam mengubah mindset dan keterampilan kewirausahaan.

Kedua tahap Immersion. “Adik-adik akan belajar langsung di UKM mitra untuk memahami proses bisnis dan menyusun prototipe usaha,” tambah Ketua Tim Power WMK Kemdikbudristek itu.

Tahap terakhir, Post-Immersion, dimana mahasiswa akan memvalidasi rencana bisnisnya langsung ke pasar dan bertemu dengan calon pelanggan. 

Ketiga tahapan tersebut akan dilaksanakan hingga Desember 2024.

Terakhir, Nila menitipkan ratusan peserta WMK tahun ini agar diberi pembinaan yang masif. 

"Yang sangat luar biasa adalah Unismuh Makassar mendapat peserta terbanyak WMK dari 38 perguruan tinggi yang menjalankan program ini. Oleh karena itu, kami menitipkan, 597 peserta calon wirausaha muda Indonesia agar mereka mendapatkan pengalaman praktis, tak hanya teori," pinta Nila.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh, Prof Gagaring Pagalung, dalam amanahnya, menyinggung agenda strategis Gerakan Muhammadiyah pada abad kedua eksistensinya. 

“Alhamdulillah, Muhammadiyah kini telah memasuki abad kedua, yaitu 113 tahun sejak didirikan. Pada abad pertama, Muhammadiyah fokus pada pemurnian aqidah, tauhid, dakwah, tajdid, serta pendidikan dan kesehatan. Memasuki abad kedua, Muhammadiyah menekankan pada aspek pemberdayaan ekonomi, yang mana program Wirausaha Merdeka ini adalah bagian dari pengembangan ekonomi tersebut,” pungkasnya.

Acara pembukaan diakhiri dengan foto bersama. 

Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Ketua Tim Power WMK Kemdikbudristek Dr Nila Tristiarini. (*)



Baca juga