Perayaan HUT ke-14 K-Apel dirangkaikan soft launching buku Jika Saya Menjadi Walikota Makassar.

Hal ini menurutnya akan menjadi terobosan besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di komunitas Anak Pelangi (K-Apel).

"Tentu MoU dengan ARUNA IKATUO ini dapat lebih mengembangkan anak-anak binaan Komunitas Anak Pelangi. Apalagi yang hadir saat ini adalah para doktor di berbagai kampus di Makassar," kata penulis novel Maharku Pedang dan Kain Kafan ini.

Sementara itu, Pembina K-Apel yang juga Koordinator Satupena Sulsel, Rusdin Tompo, menegaskan bahwa Lorong Daeng Jakking merupakan episentrum pengembangan literasi di Sulsel.

"Mengapa saya berani mengatakan itu, karena seluruh kegiatan literasi yang kita tahu, itu dilakukan dan digerakkan di lorong ini," ungkap Rusdin Tompo.

"Apalagi sebelumnya kita tahu Duta Baca Sulsel, itu juga lahir dari komunitas ini. Tentu tak muluk-muluk jika lorong ini saya katakan sebagai episentrum pengembangan literasi di Sulsel," pungkasnya.

Di sisi lain, Lurah Parangtambung Andi Anugrah Tenri Esa memberikan support untuk semua kegiatan yang ada di lorong Daeng Jakking dan Daeng Muda melalui K-Apel.

"Sebelumnya saya berjanji akan memasang lampu jalan untuk penerangan di lorong Daeng Jakking. Insyah Allah kali ini saya akan berupaya untuk menghadirkan internet publik di lorong ini," janjinya.

HUT K-Apel ke-14 ini dirangkaikan dengan soft launching buku Jika Saya Menjadi Wali Kota Makassar.

Pada soft launching itu diadakan diskusi singkat terkait buku yang ditulis oleh 31 penulis ini. 

Pada soft launching , Rusdi Embas (wartawan senior) didaulat memandu diskusi dan menampilkan dua orang penulis sebagai narasumber yaitu Rusdin Tompo (Koordinator Satupena) dan Aslam Katutu (Pembina Ikatan Penulis Muslim Indonesia).

Tak banyak yang dikemukakan dalam diskusi kali ini, karena menurut moderator, buku ini masih dalam proses perbaikan lebih lanjut dan sementara dalam proses penerbitan ISBN untuk dicetak secara massal.

Pada umur ke-14 kali ini, K-Apel mendapatkan hadiah menarik berupa penandatanganan MoU oleh K-Apel bersama Komunitas ARUNA IKATUO untuk pembentukan Kampus Lorong.

Dengan disaksikan oleh Rusdin Tompo dan Lurah Parangtambung, Rahman Rumaday mewakili K-Apel melakukan penandatanganan bersama Dr Sumarlin Rengko HR.,S.S.,M.Hum yang mewakili ARUNA IKATUO.

Pada acara HUT K-Apel dan soft launching Buku Jika Saya Menjadi Wali Kota Makassar hadir pula sejumlah seniman seperti Ishakim, Dr Fadli Andi Natsif, Nasrullah dan juga anggota DPRD Sulsel terpilih Yeni Rahman. (*)



Baca juga