PKM Nasional ADPERTISI berlangsung di Kelurahan Mattiro Deceng, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sabtu (13/7/2024).

Sosialisasi pertama adalah pemanfaatan hidroponik sebagai penyedia sumber bahan makanan khususnya sayur-mayur serta bahan protein seperti ikan dan unggas. 

Tema ini diangkat oleh Andi Liswahyuni, S.Pi, salah seorang dosen yang telah mengaplikasikan cara ini sehari-hari. 

Selain teori, juga diperagakan cara membuat dengan penggunaan alat dan bahan yang mudah ditemukan oleh masyarakat.

Bahkan ada yang terbuat dari limbah plastik.  

Selanjutnya hasil panen yang disimulasikan telah jadi dibuat menjadi bahan kudapan yang berbergizi tinggi. 

Materi kedua dibawakan Dr. Fahrisal Husain, S.E.,M.Si dengan tema Pengelolaan Desa Wisata Melalui Pemaduan CHSE, cleanliness, healthy, safety dan environmental sustainability. 

Pemaparan ini disampaikan karena  lokasi PKM di Kelurahan Mattiro Deceng, mempunyai desa wisata yang bernama Desa Wisata Tabbua yang belum terkelola dengan baik.

Kegiatan sosialisasi dan praktek mendapat antusiasme tinggi dari hadirin. 

Peserta PKM aktif bertanya kemudian  dijawab tuntas oleh para pengabdi.

Pada akhirnya peserta mengatakan kegiatan PKM ADPERTISI ini  bermanfaat dan memotivasi masyarakat guna memanfaatkan potensi alam dalam menciptakan lapangan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat. (*)


Baca juga