Kepala Madrasah Aliyah Pesantren Moderen Tarbiyah Takalar, Abd Salam Sau, S.Pd, M.Pd memberi penjelasan kepada penulis.
LITERASI-ONLINE.COM, TAKALAR - Madrasah Aliyah Swasta Pesantren Moderen Tarbiyah Takalar berdiri sejak 1991 dan menjadi salah satu pondok pesantren di bawah naungan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), berlokasi di Palleko, Kabupaten Takalar.
Tahun ajaran 2024, madrasah ini meluluskan alumni sebanyak 29 santri dan santriwati. Sebelumnya, alumni pesantren ini sudah banyak yang lulus di PTN dan PTS seperti di IAIN Parepare.Bahkan lulus kuliah di perguruan tinggi luar, seperti di Maroko dan China. Demikian ditegaskan Kepala Madrasah Aliyah Pesantren Moderen Tarbiyah Takalar, Abd Salam Sau, S.Pd, M.Pd kepada penulis di sekolahnya, akhir Juni 2024.Dijelaskan, tahun ajaran baru 2024 sekolah akan menerima 60 santri dan santriwati.Calon santri dan santriwati menjalani tahapan ujian yang akan dilalui sebelum diterima menjadi santri, seperti mampu membaca Al Quran dengan baik. Sesuai data yang ada, sekitar 80 persen santri dan santriwati lanjut di perguruan tinggi.Sekitar 20 persen tidak kuliah, tetapi biasanya santri dan santriwati itu kembali mondok untuk melanjutkan hafalan kitab suci Al-Quran.Jumlah guru sebanyak 20 orang dengan rincian guru PPPK 1 orang dan guru honorer 13 orang.Guru yang sudah sertifikasi sebanyak 7 orang.Untuk jenjang pendidikan, guru itu rata-rata S1, dan ada empat guru jenjang pendidikan magister.
Baca juga