Karena itu, kalau kita melihat SPP UT per SKS pada kisaran Rp 35 ribu per SKS atau paling mahal Rp 85 ribu untuk mata kuliah yang mengandung unsur praktikum.Bagi mereka yang mampu membeli paket semester yaitu hanya Rp 1,5 juta dengan rata-rata 24 SKS. Untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, UT juga menyiapkan beberapa beasiswa diantaranya KIP dari pemerintah, beasiswa berprestasi, beasiswa mitra UT dari lembaga perbankan. Pada tahun lalu, UT menyiapkan sebesar Rp 16 miliar untuk anggaran bagi beasiswa mahasiswa UT."Mudah-mudahan cara yang ditempuh ini dan dengan hadirnya SALUT di Bantaeng akan semakin mendekatkan layanan UT kepada masyarakat," harap Prof Ojat.Dikatakan, di era digital ini, banyak orang mencari alternatif pendidikan yang fleksibel, berkualitas, dan terjangkau. Universitas Terbuka (UT) hadir sebagai solusinya. sekaligus jawaban atas kebutuhan tersebut.UT merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang menerapkan sistem Pembelajaran Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ). Sistem ini memungkinkan mahasiswa belajar kapan dan di mana pun menggunakan berbagai perangkat elektronik yang terhubung internet.Fleksibilitas ini menjadi daya tarik utama UT, terutama bagi para Gen Z dan milenial yang ingin menyeimbangkan pendidikan dengan aktivitas sosial lainnya.Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman SE MM menambahkan, saat ini sudah hadir 11 SALUT di UT Makassar.Dalam waktu dekat ini kembali akan hadir lagi SALUT ke-12 di Luwu Timur dan beberapa kabupaten lainnya juga akan segera menghadirkan SALUT. Ditargetkan dua tahun ke depan semua kabupaten dan kota di Sulsel memiliki SALUT.Kehadiran SALUT itu akan menjadikan UT semakin dikenal dan populer di tengah masyarakat dan target 12 ribu mahasiswa untuk UT Makassar dapat dicapai.Prof Rahman mengatakan, Bantaeng bukan daerah baru tapi Butta Toa bahkan lahir sebelum negeri ini dijajah. "Pendidikan tidak bisa ditinggalkan. Tidak ada negara maju tanpa pendidikan, dan sekarang Rektor UT Prof Ojat terus mengembangkan teknologi pembelajaran," ujar Prof Rahman.Dia juga menyampaikan UT pernah dua tahun berturut-turut pada penerimaan tes CPNS alumni UT mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya bahkan dapat mengungguli PTN lainnya dalam penerimaan CPNS.
Baca: Perusahaan BUMN Buka Banyak Lowongan Kerja, untuk Lulusan S1-S2 Teknik, Penempatan IKNKepala SALUT Butta Toa Bantaeng Drs Syamsuddin Patang, dalam laporannya mengatakan, sejak 1991 sudah ada Pokjar dengan jumlah mahasiswa UT di Bantaeng 500 untuk tahun pertama.
Saat ini jumlah mahasiswa UT Bantaeng dan Jeneponto 268 dan kehadiran SALUT ini akan dapat mengembalikan kejayaan Bantaeng sebagai kota pendidikan. (*)