Tentara Israel yang berada di jalur Gaza, Palestina.

“Israel terus melanjutkannya sampai akhir, sampai kemenangan, sampai Hamas dimusnahkan,” kata Benjamin Netanyahu  untuk menyemangati tentara Israel di Gaza melalui radio. 

"Saya menyampaikan ini di tengah penderitaan yang luar biasa. Tidak ada yang bisa menghentikan kami," tambahnya. 

Dalam kekalahan terburuk di medan pertempuran ini, mayoritas tentara Israel tewas di Distrik Shejaia, Gaza utara. 

Pasukan Israel disergap pejuang Hamas justru ketika hendak menyelamatkan sekelompok tentara lain yang terkurung saat menyerang Hamas di salah satu gedung. 

Pihak Hamas menyampaikan, tewasnya puluhan tentara Israel dalam sehari adalah peringatan bahwa Israel tidak akan pernah bisa menaklukkan Gaza. 

"Semakin lama kalian di Gaza, semakin besar pula kerugian dan kematian kalian. Kalian akan keluar dari sana (Gaza) dengan membawa kekecewaan dan kerugian besar," kata pihak Hamas. 

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dalam pidatonya yang disiarkan televisi mengatakan, Hamas akan selalu ada untuk Gaza. (*)


Baca juga