Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbud Ristek Ny Herawati Aminuddin Aziz berkunjung ke Kota Parepare, Minggu 919/11/2023)..

LITERASI-ONLINE.COM, PAREPARE - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbud Ristek Ny Herawati Aminuddin Aziz mengaku terkesan dan kagum pada Kota Parepare.

Hal itu diungkapkan Herawati setelah menyaksikan penampilan tari paduppa saat menyambut rombongan DWP Kemendikbud Ristek di D'Carlos Kota Parepare, Minggu (19/11/2023).

Melihat penampilan penari dengan busana berwarna terang, Herawati mengaku kagum dengan keragaman budaya bangsa Indonesia.

"Saya takjub pada kebesaran dan keragaman budaya Indonesia, khususnya budaya dan kostum seperti yang diperlihatkan dalam tarian tadi," katanya.

Meski sempat tertidur dalam perjalanan dari Kota Makassar ke Parepare, namun Herawati mengatakan masih dapat menyaksikan jejeran rumah panggung di sepanjang perjalanan.

Pemandangan rumah-rumah panggung itu menurutnya menandakan jika dia sedang berada di daerah Sulawesi Selatan

Dikatakan pula, kegiatan Dharma Wanita Persatuan Kemendikbud Ristek sebenarnya di Makassar tetapi kesempatan ini digunakan untuk melihat kekayaan alam Sulawesi Selatan di kota lainnya.

Sebagai informasi, Tari Padduppa yang dipersembahkan oleh siswi SMPN 2 Parepare itu merupakan tarian khas Sulawesi Selatan sebagai sambutan kehormatan terhadap tamu.

"Selamat datang di Kota Parepare dan berkunjunglah ke Monumen Cinta Habibie-Ainun," kata salah seorang siswi memperkenalkan Kota Parepare.

Sekda Parepare Husni Syam dalam sambutan selamat datangnya mengatakan, letak Kota Parepare sangat strategis dengan jumlah penduduk 170.000 jiwa mendiami empat kecamatan.

Dengan berada di posisi strategis itu juga sehingga aktivitas perdagangan dan jasa cukup ramai di Kota Parepare.

Karena lahan yang terbatas, katanya, maka Parepare mengandalkan jasa dan pendidikan. 

Keberadaan Institut Teknologi BJ Habibie, katanya, sebagai salah satu bukti Parepare sebagai kota pendidikan.

Dia juga mengatakan, Parepare merawat budaya dan mempertahankan bahasa daerah sebagai bahasa percakapan sehari-hari.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BBGP Sulsel, Kepala Balai Bahasa Sulsel, Kepala BBPMP Sulsel, dan BPMPP KPTK Sulsel. (*)


Baca juga