Seminar dan Tour Literasi
LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Komunitas Arung Sejarah Budaya Sawerigading menggelar Seminar dan Tour Literasi Obyek Pemajuan Kebudayaan di Kompleks Fort Rotterdam, Kota Makassar, Sabtu (9/9/2023).
Kegiatan ini merupakan program fasilitasi Pemajuan Kebudayaan 2023 dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Makassar – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI, yang dipercayakan kepada Komunitas Arung Sejarah Budaya Sawerigading.Menurut Ketua Komunitas Arung Sejarah Budaya Sawerigading Idwar Anwar, SS, M.Hum pada Jumat (8/9/2023), Seminar dan Tour Literasi Obyek Pemajuan Kebudayaan ini mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayan.Dalam UU Nomor 5 Tahun 2017 itu disebutkan, kebudayaan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan cipta, rasa, karsa, dan hasil karya masyarakat. Untuk memajukan kebudayaan, diperlukan pengelolaan kebudayaan yang menuju ke arah kemajuan adab, budaya, dan persatuan untuk mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia dengan menjamin unsur-unsur kebudayaan daerah sebagai identitas bangsa dan negara yang harus dilestarikan, dikembangkan, dan diteguhkan berdasarkan kristalisasi nilai budaya yang terkandung dalam Pancasila.Seminar dan Tour Literasi Obyek Pemajuan Kebudayaan akan dibuka pukul 08.30 Wita. Peserta kegiataan ini adalah generasi muda yakni siswa SMA sederajat dan mahasiswa.Pada seminar kebudayaan, panitia akan menghadirkan dua pemateri.
Pertama, Dr. H. Ajiep Padindang, SE, MM (Inisiator/Penanggungjawab Kongres Kebudayaan Sulawesi Selatan 2023).Kedua, Dr. Suriadi Mappangara, M.Hum (mantan Kepala BPNB Makassar dan Ketua Jurusan Sejarah Universitas Hasanuddin). Setelah seminar, peserta akan mengikuti Tour Literasi Budaya. Tour ini untuk memperkenalkan secara langsung Objek Pemajuan Kebudayaan yang ada di Kota Makassar, khususnya yang ada di dalam Fort Rotterdam. Kegiatan ini dilakukan dengan membawa langsung peserta melihat Objek Pemajuan Kebudayaan, sekaligus memberikan penjelasan secara detail setiap objek yang dikunjungi. Edo, panggilan akrab Idwar Anwar mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya memperkenalkan nilai-nilai budaya, khususnya Objek Pemajuan Kebudayaan yang ada di Kota Makassar kepada generasi muda. Ia menambahkan, tujuan pelaksanaan Seminar dan Tour Literasi Obyek Pemajuan Kebudayaan adalah memberikan pemahaman kepada generasi muda akan pentingnya Pemajuan Kebudayaan dalam membangun bangsa berbasis nilai-nilai budaya lokal menuju Indonesia Emas 2045. ()
Baca juga