Sejumlah bangunan runtuh setelah gempa dengan Magnitudo 6,8 mengguncang Maroko, Jumat (8/9/2023) malam, pukul 23.00 waktu setempat. (FOTO: REUTERS/ABDELHAK BALHAKI)

LITERASI-ONLINE.COM, MAROKO - Jumlah korban tewas dalam musibah gempa Maroko terus bertambah. 

Data terbaru yang dilansir Kemeneterian Dalam Negeri Maroko pada Sabtu (9/9/2023), jumlah korban tewas kini mencapai angka 820 orang.

Jumlah ini diperkirakan masih bertambah, karena tim SAR setempat masih terus melakukan pencarian dan penyisiran.

Operator alat berat juga masih terus bekerja keras membersihkan puing-puing bangunan yang runtuh karena guncangan gempa yang sangat dahsyat. 

Beberapa jam sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Maroko melaporkan korban tewas sebanyak 632 orang. 

Gempa bumi dahsyat dengan magnitudo 6,8 mengguncang Maroko bagian tengah pada Jumat (8/9/2023) malam waktu setempat. 

Saat kejadian, banyak warga yang sudah terlelap tIdur sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

US Geological Survey menyebutkan, pusat gempa berada di Pegunungan Atlas Tinggi, 71 kilometer (km) di barat daya Kota Marrakesh, di kedalaman 18,5 km. 

Selain korban tewas, dilansir juga update korban luka 672 orang. Termasuk 205 orang dalam kondisi kritis.

Simpati Dunia

Gempa dahsyat dengan korban tewas mendekati angka ribuan ini, mengundang simpati dunia.

Ungkapan belasungkawa para pemimpin negara dan diplomat datang dari seluruh penjuru dunia 

Tak hanya ucapan belasungkawa, beberapa negara juga menawarkan bantuan peralatan, relawan, dan logistik. 

Kerusakan terparah dikabarkan terjadi di daerah wisata Marrakesh. 

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden misalnya menyampaikan, pihaknya siap untuk memberikan bantuan apa pun yang diperlukan.

Sementara pemerintah Spanyol menawarkan untuk mengirim tim penyelamat yang terlatih. (*)  


Baca juga