Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Universitas Terbuka Makassar tampil memukau pada Fine Art F8 di Pantai Losari.

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR -Makassar International Eight Festival and Forum adalah salah satu event pariwisata tahunan yang memikat, diadakan di Kota Makassar.

Acara ini telah menduduki posisi istimewa sebagai salah satu dari sepuluh besar Kharisma Event Nusantara, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dikenal dengan sebutan Eight Festival (F8), rangkaian kegiatan ini berlangsung selama lima hari, tepatnya pada tanggal 23-27 Agustus 2023, yang berpusat di sepanjang Pantai Losari Makassar. 

Acara ini melibatkan berbagai elemen seni, termasuk fashion, film, budaya rakyat, flora & fauna, seni rupa, musik fusi, penulis fiksi, dan desain huruf.

Eight Festival berhasil menarik minat wisatawan dari dalam dan luar negeri, dengan sejumlah pengisi acara yang berbakat turut memeriahkan suasana.

Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Universitas Terbuka Makassar juga berperan dalam acara ini. 

Zona Seni Rupa Fine Art F8 menjadi wahana di mana orang dapat berinteraksi secara langsung dengan seni, merayakan ekspresi kreatif, dan memperkaya komunitas seni di Makassar.

Mereka adalah Tri Angga Firmansyah, Melkias Pmpang Karua, Ersa Sahar Reza,  Nur Caya, Ade Islamiah Mahsar Kahil, Rifki Yatul Azizah, A. Hermawan, dan Fadly Febri Aditya tampil  di panggung Fine Art.

Pada malam Minggu (27/08/2023), Tim UKM UT tampil gemilang di panggung Fine Art, dengan pertunjukan drama musikalisasi puisi yang mengangkat kisah epik "Karaeng Galesong" sang Laksamana Pemberani dari Tanah Makassar.

Melalui perpaduan seni rupa, musik, dan tarian, mereka berhasil menciptakan pengalaman yang unik dan memukau dalam pementasan Fine Art F8.

Cerita tentang perjuangan pemberani I Maninroi I Karaeng Tojeng, yang lahir pada 29 Maret 1655 di Bontomajannang, Pabbineang, Bontolebang Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, berhasil disampaikan dengan apik dalam pertunjukan "Karaeng Galesong." 

Semangat heroik ini tak hanya menginspirasi generasi masa lalu, tetapi juga memberikan inspirasi kepada generasi masa kini.

Melalui penampilan gemilang para mahasiswa UT Makassar, Festival Seni Makassar F8 semakin dikenal sebagai sarana nyata bagi pengembangan seni dan budaya Indonesia yang kaya dan beragam. (*)


Baca juga