Selain itu, juga meraih Juara III di Nomor Cano/Single dan mendapatkan medali perunggu. Setelah tamat di SMP Muhammadiyah Selayar, Juherdin memberanikan diri untuk mengikuti seleksi PPLP di Sekolah Menengah Atas Negeri Keberbakatan Olahraga (SMANKO) Makassar."Pada seleksi PPLP, Ahmadulillah saya lulus seleksi sehingga dapat bersekolah di SMANKO Makassar. Di sana kami diasramakan selama 3 tahun," ucapnya.Akhirnya, Juherdin setelah 3 tahun diasramakan dan telah tamat di SMANKO dan pulang kampung di Selayar.Ia kembali dipercaya mewakili Kab Selayar di ajang Porprov Sulsel XVII yang digelar di Sinjai dan Bulukumba tahun 2022 lalu."Di ajang Porprov ini, Alhamdulillah kembali mendapat Juara I untuk lomba C2 1000 meter Putra dan meraih Medali Emas. Kemudian Juara I TBR Perahu Naga 250 meter Putra juga mendapatkan Medali Emas, dan juga Juara III TBR Perahu Naga 1000 Meter Putra dengan meraih Medali Perunggu," jelasnya.Sekadar informasi, kalau Juherdin ini berlatarbelakang keluarga yang kurang mampu dari segi perekonomian. Ayahnya yang bernama Jamirudin yang berprofesi sebagai nelayan dan ibunya bernama Jumasni hanya sebagai petani.Untuk jenjang pendidikan, Juherdin tamat SD Tahun 2016, tamat SMP Tahun 2029, dan tanat SMANKO Tahun 2022 dengan Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).Setelah tamat SMANKO Makassar dan Juherdin pernah membaca berita di media online kalau Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung mengatakan akan memprioritaskan atlet berprestasi untuk masuk TNI AD.Sejak itu, Juherdin berencana dan bertekad untuk ikut mendaftar TNI AD dengan harapan cita-citanya untuk menjadi anggota TNI AD dapat tercapai dan dapat menjadi anak membanggakan bagi kedua orangtuanya dan seluruh keluarganya.
(rls)