LITERASI-ONLINE.COM, GOWA - Sanggar Seni Budaya Panjariang ri Butta Panranga Bajeng Gowa menggelar Ma'ulu Kana Ke-IV (Musyawarah Besar) di sekretariat Ballak Kayunya Sanggar Seni Budaya Panjariang ri Butta Panranga di Lingkungan Timpoppo, Kelurahan Mata Allo, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Ahad, 09 April 2023.
Abd Rauf Baso selaku pendiri dan juga ketua umum yang menjabat di periode tahun 2017-2022 memaparkan, ma'ulu kana adalah permusyawaratan tertinggi di dalam Sanggar Panranga yang diselenggarakan atas tanggung jawab badan pengurus. Kegiatan ini sempat terkendala karena keadaan yaitu pandemi dan dinamika organisasi yang seharusnya telah diselenggarakan tahun 2022 kemarin, tetapi baru bisa terlaksana hari ini.Kegiatan ini tentu diharapkan mampu menjadi evaluasi bagi pengurus dalam proses pencapaian tujuan Sanggar Panranga melalui program kerja yang telah ditetapkan."Selain itu, kami dari dewan pendiri berharap bahwa ini adalah jembatan regenerasi dalam merestorasi keadaan internal organisasi atas dinamika yang telah berlalu," katanya. Tentu dengan adanya wajah-wajah baru di kepengurusan ini akan menjadi semangat baru kita untuk terus bergerak meraih cita-cita kita ber-Sanggar Panranga. Yaitu pelestarian dan pengembangan budaya dan tradisi sebagai identitas dari berbagai suku di Sulawesi Selatan maupun di republik ini.Puncak acara Ma'ulu Kana ini telah menetapkan tiga orang formatur sebagai Tuma'bicara Ilalang, yang diketuai oleh Muh. Raqib Al Ansyar yang beranggotakan Salzabila, dan Fitri Amaliah yang selanjutnya diharapkan segera membentuk kepengurusan baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Sanggar Panranga. (*)
Laporan: Salzabila, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP Unismuh Makassar