Bupati Maros Chaidir Syam mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Maros, baru-baru ini.
LITERASI-ONLINE.COM, MAROS - Bupati Maros Chaidir Syam kembali mempertegas komitmennya menjadikan Kabupaten Maros sebagai Kabupaten Literasi dengan fokus mendorong hadirnya perpustakaan desa dan lorong pada 103 titik dan 14 kecamatan di Kabupaten Maros.
Chaidir Syam saat ini fokus terus mendorong percepatan tersedianya ruang baca masyarakat di setiap desa dengan membentuk Tim Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang dikomandoi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, Amiludin A. Menurut Tokoh Pejabat Publik Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional RI ini, pihaknya yakin dan terus menerus mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Maros agar melakukan akselerasi hadirnya perpustaan desa di setiap desa di Kabupaten Maros. "Insya Allah kami akan mendorong secepatnya agar semua desa memiliki perpustakaan berbasis inklusi sosial. Selain karena perpustakaan desa sangat bermanfaat bagi masyarakat, juga mendukung Kabupaten Maros menjadi Kabupaten Literasi,” kata Chaidir Syam, Minggu 9 April 2023. Karena itu, Chaidir Syam, yakin dengan hadirnya perpustakaan berbasis inklusi sosial, maka masyarakat juga memiliki wadah dan tempat bukan hanya untuk membaca, tetapi berkegiatan ekonomi mikro demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.Sementara itu, Tokoh Literasi, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK), mempertegas, benarkah dengan membaca di Perpustakaan Desa bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat? Menurut BAK, perpustakaan desa sebagai ruang publik telah menjadi universitas kehidupan masyarakat. Misalnya, kata BAK, tatkala masyarakat berada di ruang baca desa dengan melakukan proses membaca, seungguhnya mereka telah melakukan proses reasoning. Sebab selain membaca, terjadi proses transfer ilmu pengetahuan sekaligus membangun cognitive skil sehingga orang yang membaca di perpustakaan desa akan kreatif dan terampil dalam hidupnya. Karena itu, BAK yakin dengan hadirnya perpustakaan desa yang dirintis Bupati Maros Chaidir Syam, akan mencegah terjadinya kemisikinan ekstrim, stunting dan disinformasi karena kurangnya pengetahuan, tidak berdaya karena tidak membaca.
Baca juga