Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Makassar menggelar International Economic dan Business Confrence, Selasa, 7 Maret 2023.

Dikatakan, ekonomi yang dikembangkan persyarikatan memiliki batas atau koridor, yakni halal barang, halal produksi, halal pendistribusian dan lainnya, semuanya ini  berkaitan dengan kehalalan.

"Kita berkegiatan ekonomi itu harus halal, tidak boleh memperjualkan barang yang haram maupun yang samar-samar seperti contoh menjual alat judi dan lainnya. Karena baik barang yang halal maupun yang haram itu sangat jelas perbedaannya dalam Alquran," ujar Prof Ambo Asse.

Di Unismuh, tambah Prof Ambo Asse, sudah ada Halal Center dan inilah yang nanti akan melakukan pendampingan terhadap masyarakat membuat lebel halal yang diperoleh dari lembaga halal resmi.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr Andi Jam'an, mengatakan, kasus Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia ini telah memengaruhi pertumbuhan ekonomi dunia termasuk Indonesia dan ini juga cukup dirasakan di daerah.

Sistem ekonomi yang selama ini dijalankan secara konvensional dituntut untuk beradaptasi dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan pemanfaatan teknologi informasi akan mempercepat dan mempermudah segala bentuk transaksi ekonomi.

Dikatakan Andi Jam'an, sekarang ini pemanfaatan teknologi tidak hanya bagi orang-orang tertentu saja. Tetapi hampir semua kalangan telah memanfaatkan teknologi untuk kegiatan ekonomi.

Sehubungan dengan itu, maka Unismuh Makassar sebut Andi Jam'an berinisiatif melaksanakan kegiatan berskala internasional dengan harapan dapat menambah wawasan pemahaman ekonomi dalam skala global dalam pemanfaatan teknologi dan informasi.

Karenanya dalam kegiatan ini telah mengundang pembicara luar negeri untuk menambah pengalaman kita secara global dalam pengembangan bisnis di era teknologi ini. (*)



Baca juga