Gabungan Pengusaha Koral dan Ikan Hias Indonesia (Gapekhi) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2023 di Hotel Almadera Makassar, Minggu-Senin (26-27/2/2023)..

Kegiatan ini dibuka Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Muhammad Ilyas. 

Ia menyampaikan dukungan atas terselenggaranya Rapat kerja ini. Ilyas membeberkan materi dengan judul “Harmonisasi  Arahan, Kebijakan, Pengembangan, Sektor Kelautan dan Perikanan.”

"Ini merupakan forum yang tepat dalam upaya kesinambungan dalam melakukan konsolidasi organisasi, khususnya pengembangan usaha pada pemanfaatan sumber daya terumbu karang," ujarnya.

"Indonesia dinilai memiliki terumbu karang nomor 1 di dunia, karena hampir 75% spesies karang dunia ditemukan di negara kita, yaitu 600 spesies yang berbeda. Dan bagusnya Gapekhi telah merintis pengembangbiakan dengan transplantasi," lanjut Ilyas. 

Pemateri lainnya Kepala Balai Besar Konservasi Sumber daya alam (KSDA) Sulsel Ir.Jusman dengan judul “Regulasi dan Aturan Perdagangan Karang Hias”.

Selanjutnya, Kepala Balai BPSPL Getreda Melsina Hehanussa, dengan judul “Sosialisasi Perpu No. 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Bidang Pengolahan Ruang Laut”.

Materi selanjutnya oleh Kompol Nasaruddin (Polairud Sulsel) dengan Judul “Penegakan Hukum Di Wilayah Perairan Sulsel. 

Lalu materi “Penguatan Budaya Organisasi Melalui AD/ART" oleh Andi Asdar Jaya. 

Pemateri terakhir adalah Ketua Gapekhi Mauli Kasmi dengan Judul “Realisasi dan Rencana Program Gapekhi Tahun 2023."

Hari kedua rapat Kerja dimulai melalui pandangan umum setiap anggota dan dilanjutkan dengan diskusi masalah, tantangan dan harapan Gapekhi kedepan. 

Agenda dilanjutkan dengan Penutupan Rapat Kerja Gapekhi Tahun 2023 yang ditutup ketua pengawas Sulkifli SPi M.Si yang menitikberatkan pada rekomendasi dan usulan semua pihak terkait dalam usaha karang hias. (*)



Baca juga