LITERASI-ONLINE.COM, GOWA - Sosialisasi dan Promosi yang dilakukan oleh Unismuh Makassar ke sekolah-sekolah SMA dan SMK atau yang sederajat, khususnya yang dilalukan di Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Darul Fallah Unismuh, Bissoloro, Kabupaten Gowa akan semakin mempermantap keyakinan siswa masuk kuliah di Unismuh Makassar.
Hal ini disampaikan Kepala Sekolah MA Darul Fallaah Unismuh, Bissoloro, Derman, S.Pd saat menerima tim sosialisasi dan promosi Unismuh yang tergabung dalam tim kelompok 6, yang terdiri dari Ir Muhammad Syafaat S. Kuba, ST, MT, Dr Ismail Badollahi, M.Si, Ak, CA, Muh.Zarkasih Yunus, S.Pd dan Ir Nasrullah.Alumni FKIP Unismuh tahun 2000 ini, mengatakan, dalam mempromosikan Unismuhm, ia selalu mengatakan, jika alumninya ada yang kuliah di luar Unismuh pihaknya tidak bisa menjamin bisa diterima jika nantinya dibuka penerimaan guru.Tetapi, kata Derman, jika ada alumni yang akan lanjut kuliah di Unismuh dan terbuka penerimaan guru apalagi pendiduk Bissoloro maka akan menjadi pertimbangan untuk diterima.Dikatakan, sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Unismuh yang dilakukan lebih awal, cukup bagus dan salut. Tetapi dia menyarankan jika ada kegiatan sekali-sekali mengundang siswanya ke Unismuh.Sosialisasi yang dilakukan lebih mempertegas dan makin mempermantap keyakinan siswanya masuk kuliah di Unismuh Makassar."Mestinya alumni siswa MA Darul Fallaah Unismuh Bissoloro wajib memang masuk kuliah di Unismuh sepanjang jurusan yang diminati tersedia. Saya arahkan masuk ke Unismuh apalagi penduduk asli Bissolo diharapkan bisa mengabdi di MA Darul Fallaah Bissoloro," ujarnyaDikatakan, kecenderungan siswanya adalah memilih keguruan, misal pendidikan matematika, pendidikan guru, pendidikan bahasa Inggris, manajemen, akuntansi dan olahraga.
Baca: Lowongan Kerja Besar-besaran Pegawai IKN, Terima Lulusan S1, Umur 33 Tahun Bisa DaftarSoal peminatan ke pendidikan olahraga, juga dikatakan banyak yang berminat, cuma di Unismuh belum terbuka maka pilihannya ke UNM.
Dia mengatakan jurusan olahraga ini adalah salah satu jurusan yang juga banyak diminati, memang pada awal- awal sertifikasi mata pelajaran olahraga tidak disertifikasi sehingga guru olahraga ketika itu masuk menjadi guru kelas. (*)