Beasiswa Kemenkominfo RI

2. Belum punya gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain.

3. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi atau kampus yang dipilih.

4. Pendaftar beasiswa hanya diperkenankan untuk mendaftar pada kelas reguler.

5. Outline rencana tugas akhir maksimal 1 halaman (judul, tujuan dan manfaat yang sesuai dengan program Transformasi Digitalisasi Nasional).  

B. Untuk Kampus Luar Negeri 

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Latar belakang pekerjaan di sektor teknologi informasi dan komunikasi dan pelaku rintisan (start-up) lokal (bagi pelamar dari masyarakat umum, termasuk penyandang disabilitas).

3. Umur maksimal 37 tahun untuk ASN/Anggota TNI/POLRI dan 33 tahun bagi masyarakat umum pada saat penutupan pendaftaran.

4. Belum punya gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain atau sedang mengikuti program pendidikan S2.

5. Pengalaman kerja minimal 2 tahun.

6. Akan kembali ke Indonesia setelah lulus kuliah.

7. IPK S1 minimal 3,00 dan khusus bagi penyandang disabilitas minimal 2,50.

8. Punya sertifikat TOEFL ITP dengan skor paling sedikit 530 atau TOEFL iBT 90 atau IELTS 6,5.

Baca: Penerimaan CPNS 2023 dan PPPK Segera Dibuka, Ini Formasi Prioritas, Termasuk Talenta Digital

Pelamar yang belum memiliki sertifikat TOEFL iBT/IELTS, dapat menyerahkan sertifikat TOEFL ITP untuk seleksi internal beasiswa Kementerian Kominfo.

9. Pelamar wajib mendaftar ke perguruan tinggi untuk penerimaan bulan Agustus/September 2022. (*)



TAG: # Beasiswa # Beasiswa Kemenkominfo # Beasiswa Mahasiswa # Beasiswa S2 # Mahasiswa S2

Baca juga