Hasil pencampuran menunjukkan penurunan emisi CO2 sampai 16,73% menggunakan batubara lokal Kabupaten Enrekang (70%), sedangkan batubara lokal Kabupaten Bone (75%) penurunan emisi sebesar 15,15%.Sementara penurunan emisi sebesar 8,93% tercapai jika dicampur batubara lokal Kabupaten Maros (45%) dan bila melakukan pencampuran batubara lokal Kabupaten Barru (85%) dapat menurunkan emisi sebesar 7,21%."Terlihat bahwa kebijakan pemanfaatan batubara lokal Sulsel dapat mewujudkan upaya penurunan emisi CO2 sebagai komitmen pemerintah pemenuhan niatan kontribusi nasional (Nationally Determined Contribution, NDC) dalam rangka kesepakatan Paris (Paris Agreement) mencakup target pengurangan emisi sebesar 29% di tahun 2030," pungkasnya.
Profil SingkatMuhammad Nawir lahir di Pinrang, 21 Januari 1970. Menyelesaikan SD di SDN 172 Pinrang tahun 1982, kemudian lanjut di SMP 1 Pinrang
dan selesai tahun 1985. Pada tahun 1998, dia menyelesaikan sekolahnya di SMA 1 Pinrang kelas Fisika 1988.Selanjutnya, Muhammad Nawir masuk di FT UMI Prodi Teknik Elektro dan tamat di tahun 1994. Dia pun melanjutkan studinya di jenjang S2 Teknik Elektro di PPs Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan wisuda pada tahun 2001.
Adapun pengalaman kerja yang pernah digelutinya yakni:1. Engineer CV. Radar Pinrang 1993 - 19952. Engineer PT. Dipajaya Sejahtera Makassar 1995 - 19973. Asisten Instruktur PT. PLN Udiklat Mawang 1996 - 19974. Dosen Tetap FT- Tek. Elektro UMI 1996 - Sekarang5. Sekretaris Prodi Teknik Elektro UMI Makassar 2001 - 2003
Baca: Tahun 2023 Kuota Haji Indonesia 221 Ribu Jemaah, Tidak Ada Lagi Pembatasan Umur6. Ketua Prodi Teknik Elektro UMI Makassar 2003 - 2010
7. Kepala Laboratorium Transmisi Tegangan Tinggi UMI Makassar 2010 - 20108. Wakil Dekan II FT UMI Makassar 2010 - 20189. Kepala Laboratorium Sistem Kendali UMI Makassar 2021 - Sekarang. (zl)