Acara pengukuhan 187 alumni siswa-siswi Global Airlines Aviation Education Center di Hotel Swiss- Belinn, Kota Makassar, Senin, 19 Desember 2022.

Sekarang ini, sebut Muhammad Syarif, alumni GAAEC sudah bekerja di berbagai bandara di Tanah Air. 

Baiak sebagai front office, tiketing, pramugari, pengamanan bandara dan lainnya. 

Muhamad Syarif menambahkan, lembaga pendidikan yang didirikannya ini bukan semata berorientasi pada nilai bisnis, tetapi lebih pada  orientasi sosial akademis.

Sebagai contoh, asrama siswa dengan kapasitas 50 kamar yang disiapkan itu gratis ditempati oleh siswa. Mereka hanya dikenakan biaya listrik, air, dan sampah. 

Menurut Muhammad Syarif, banyak hal yang menarik menempuh pendidikan di GAAEC.

Selain menyiapkan beasiswa unggulan siswa global, juga tersedia fasilitas yang disiapkan gratis bagi siswa.

Diantaranya gratis biaya beauty class, pas bandara, diklat dangers good, seragam sepatu, tas, atribut, baju dan topi, sarana fitnes dan sarana laboratorium. 

Tentang peminat, setiap tahunnya terus mengalami peningkatan, namun yang bisa ditampung terbatas. 

Seperti pada angkatan pertama, pendaftar mencapai 600-an sementara yang bisa diterima hanya 75 orang. Tahun kemarin pendaftar 200-an orang, hanya bisa diterima 35 orang.

"Penerimaan calon siswa dilakukan dengan sangat selektif. Mereka yang diterima betul-betul yang memiliki keunggulan," tutup Muhammadiyah Syarif. (*)



Baca juga