Willy Lim menambahkan, tidak akan ada checks and balances. Sebab, Xi Jinping juga memiliki kendali penuh atas Politbiro dan Komite Sentral.
Pada hari yang sama, juga diumumkan Komite Sentral Partai Komunis China yang beranggotakan lebih banyak yakni 24 orang. Menurut pengamat, pengumuman anggota Komite Tetap Politbiro dan Komite Sentral, yang berisi nama-nama yang dekat dengan Xi Jinping, merupakan pertanda semakin kuatnya kekuasaan sang presiden. Xi Jinping menjadi pemimpin tertinggi China pada 2012. Pada tahun 2018, Xi Jinping menghapus aturan batas masa jabatan kepemimpinan Partai Komunis China maksimal dua periode. Penghapusan aturan batas masa jabatan itu yang membuka jalan bagi Xi Jinping untuk memimpin Partai Komunis China sekaligus Presiden China tiga periode. Kabarnya, masa jabatan Xi Jinping sebagai presiden akan diperbarui dalam rapat parlemen tahunan pada Maret 2023.Pada momen itu, juga akan ditunjuk perdana menteri. (*)