Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) dari Sentra Layanan UT (SALUT) Wajo selama dua hari, 19-20 Oktober 2022 melakukan studi banding ke kantor pemerintah dan swasta di Kota Makassar.

Percaya diri yang kuat selaku mahasiswa UT harus senantiasa diperlihatkan dan ditampilkamn, bahwa kampus UT selaku Perguruan Tinggi Negeri (PTN)  ke-45 dengan jumlah mahasiswa terbesar di Indonesia mencapai 400 ribu lebih menyebar di seluruh Indonesia dan pada 50 negara.

Jumlah mahasiswa yang mencapai ratusan ribu akan semakin memberi semangat dan percaya diri dibanding dengan mahasiswa kampus dibandingkan PTN/PTS lainnya dengan mahasiswa yang tidak mencapai ratusan ribu.

"Perbanyaklah melakukan kegiatan atas nama kampus, seminar, lokakarya dan kegiatan akademik termasuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tetap mempopulerkan simbol simbol kampus UT," kata Guru Besar Manajemen Prodi S3 Manajemen UT ini.

Studi banding ini akan menambah pengetahuan dan wawasan dalam keilmuan, seperti misalnya prodi ilmu hukum, lewat studi banding ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, akan memberi wawasan dan pemahaman mengenai peran dan fungsi lembaga yang menangani penegakan hukum di negara ini.

Kunjungan ke Bosowa Group juga akan dapat menyaksikan langsung bagaimana praktek/aktifitas bisnis yang dikembangkan oleh  perusahaan tergolong multinasional ini, dan sejauh mana pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis mereka termasuk dalam  costumer service. 

Baca: Lowongan Magang di Kemenkeu RI untuk Mahasiswa dan Lulusan Baru, Ini Syarat dan Cara Daftar

Selain itu tentu akan menambah pengalaman karena akan lebih banyak berjalan menyaksikan dan melihat dari dekat obyek wisata yang akan dikunjungi area CPI Makassar dan Benteng Rotterdam Makassar. 

Kunjungan di CPI juga akan menyaksikan dan melihat langsung bagaimana seorang pengusaha yang memiliki visi bisnis kuat oleh pendiri dan pemilik Citra Land dengan tageline mereka "mengubah kotoran menjadi emas." (*)


Baca juga